Jelang Idul Adha, Harga Sapi Dan Kerbau Naik 30 Persen

KBRN, Redelong: Jelang Hari Raya Qurban stok hewan ternak jenis sapi dan kerbau di Kabupaten Bener Meriah mengalami menyusutan.

Faktor utama penyebabnya akibat masih merebaknya virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Karena pasokan hewan dari luar Kabupaten di larang masuk ke Kabupaten berhawa sejuk itu.

Salah seorang peternak di Kecamatan Wih Pesam, Sahab kepada RRI mengatakan stok kerbau dan sapi tinggal 4 ekor, sedangkan untuk kambing stok masih mencukupi.

“Stok ada tapi sedikit, ini hanya barang lokal aja. Karena sapi dan kerbau dari luar daerah gak bisa masuk,” kata Sahab, Selasa (5/7/22).

Ditambahkan Sahab, untuk tahun ini harga jual sapi dan kerbau meningkat sebesar 30 persen dari tahun sebelumnya.

Untuk virus PMK kata Sahab, belum ada satupun di peternakannya yang terjangkit. Ia menambahkan lagi ada himbauan dari Pemda setempat jika ada hewan yang terjangkit segera melapor ke Polsek terdekat dan pihak terkait segera menanganinya.  

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar