Aksi GDAD, BNN Tanam Jagung dan Kopi di Blangjerango

KBRN,Gayo Lues: Komitmen menjalankan program Grand Design Alternative Development (GDAD) terus dijaga oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Gayo Lues. 

Dengan dukungan Pemda Gayo Lues dan rangkulan dari BNNP serta SKPK terkait, keberlangsungan GDAD di wilayah dengan julukan negeri 1000 bukit terus berjalan hingga saat ini.

Sebagai bukti gebrakan baru di tahun 2022, program GDAD kembali melakukan program prefensi kultivasi ganja di kecamatan Blangjerango, budidaya kopi dan jagung menjadi alternatif sumber penghasilan warga.

Kepala BNNK Gayo Lues, Fauzul Iman ST MSi mengatakan program GDAD harus didasarkan potensi masing-masing, oleh karenanya bagi Blangjerango diputuskan program yang dijalankan yakni pembudidayaan dua komoditi tersebut.

"Ini merupakan komoditi yang memiliki pasar yang luas, apalagi kopi Gayo yang sudah melambung tinggi namanya,” Ujar Fauzul.

Sementara, Wakil Bupati Gayo Lues, H. Said Sani mengaku sempat merasa gusar akan kondisi Gayo Lues beberapa tahun silam, dengan tergiurnya sejumlah oknum masyarakat untuk terjerumus dalam bisnis gelap narkotika. 

"kini saya mengaku lega, dengan lahirnya program GDAD yang semakin menyadarkan masyarakat, akan bahaya narkoba," sebutnya.

Demi mendukung program tersebut,  Wabup turut menyerahkan surat izin pengelolaan sebuah gedung yang terletak di Blangjerango sebagai gudang penyimpanan hasil panen Warga. 

Tidak hanya itu, Said Sani turut menyerahkan perizinan pemakaian mesin giling jagung.

Kegiatan ini turut diapresiasi Deputi Pemberdayaan Masyarakat BNN RI, Brigjen Pol Tagam Sinaga SH MM yang menuturkan jika GDAD merupakan wujud dari kerukunan para stakeholder dalam mendengarkan aspirasi masyarakat. 

Ia menyampaikan kekagumannya akan kesigapan dan ketekunan dari para pengurus daerah baik tingkat kabupaten maupun provinsi yang telah berkontribusi dalam program tersebut.

"Kami berharap Gayo Lues, dapat menjadi contoh bagi daerah lainnya, dalam memberantas penyalahgunaan narkotika," harapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar