Pisang Sale didaftarkan sebagai kekayaan Intelektual

KBRN Aceh Utara: Bekerjasama Disperindag Aceh dan Kanwil Kemenkumham Aceh, Pemerintah Daerah Aceh Utara akan senantiasa memfasilitasi pengembangan UKM Aceh Utara khususnya Pisang Sale.

Diantaranya melalui Disperindakop Dan UKM, Pemerintah Daerah Aceh Utara, terus melakukan pencatatan dan pendataan untuk menjadikan Pisang Salee sebagai kekayaan intelektual pengetahuan tradisional Kabupaten Aceh Utara.

“Karena pisang sale disetiap daerah itu ada, cuma kita butuh data bedanya pisang sale aceh utara dg pisang sale ditempat lain itu apa, Ini salah satu yang harus di form pencatatan itu sendiri,” pungkasnya.

Pengajuan tersebut dikatakan kepala Disperindakop melalui Koordinator Penyuluh Perindustrian pada Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kab. Aceh Utara Mulyani, masih dilakukan pengumpulan bukti dan pencatatan untuk segera dikirimkan ke kemenkumham Aceh.

“Ini yang kita ajukan kekayaan daerah, Bahwa pisang sale itu milik Aceh Utara, walaupun produksi nya dimana mana, Kayak ade kak nah Itu sudah pasti punya pijay walaupun ada dibuat di aceh utara” Ujar Mulyani

Sejuah ini dikatakan Mulyani, usulan pencatatan kekeyaan tersebut sudah mendapat respon sangat bagus Kememkumham Aceh, namun saja Pemda Aceh Utara perlu mempersiapkan bukti konkrit bahwa pisang Salee milik Aceh utara.

“Kita harus punya bukti yang konkrit bahwa pisang Salee milik Aceh utara. Cuma untuk saat ini masih terkendala dengan nama lain dari pisang sale itu sendiri,” lanjutnya.

Sementara untuk peningkatan pemasaran Kepala Dinas Perindakop dan UKM Aceh Utara, baru baru ini melakukan Penyerahkan Sertifikat Merk kepada 10 IKM Binaan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kab Aceh Utara 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar