Dugaan Pagar Listrik Penghalau Gajah Dicuri, Ini Kata Polisi

Bangunan yang dirusak kelompok gajah liar di PRG.

KBRN, Redelong : Jajaran Polsek Pintu Rime Gayo (PRG) Bener Meriah, Aceh, hingga Rabu (1/12) jelang siang belum menerima laporan terkait dugaan pencurian Power Fancing (Pagar listrik) yang mengakibatkan kelompok gajah liar masuk pemukiman Kampung Negeri Antara, Kecamatan setempat, Minggu 28 November 2021.

Kapolres Bener Meriah melalui Kapolsek PRG Ipda Dasrel kepada rri mengaku telah meminta pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) untuk melapor sebagai dasar dimulainya penyelidikan.

"Belum ada laporan dari BKSDA," katanya.

Begitupun, Ipda Dasrel mengaku telah turun ke lokasi untuk melihat pagar listrik yang diduga dicuri. Dilokasi kata dia, petugas menemukan adanya kerusakan pada bagian pagar listrik. Penyebabnya, masih perlu pendalaman.

"Apakah ini dirusak oleh orang atau bagaimana, belum tau kita," katanya.

Ipda Dasrel melaporkan, hasil koordinasi dengan BKSDA, kelompok gajah akan segera digiring, dan dilanjutkan dengan pemasangan ulang pagar listrik.

"Kawatnya sudah kata orang BKSDA, selesai digiring, langsung dipasang lagi," ujarnya.

Minggu malam kemarin, puluhan gajah liar kembali masuk pemukiman warga di Kampung Negeri Antara. Belasan rumah warga rusak. Puluhan Kepala Keluarga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar