Ini kata BKSDA Aceh terkait gangguan harimau di kabupaten Gayo Lues

Kepala BKSDA Aceh Agus Arianto

KBRN, Blangkejeren: Harimau kembali memangsa hewan peliharaan atau ternak warga desa Uning Delung kecamatan Dabun Gelang kabupaten Gayo Lues.

Kejadiannya baru diketahui pada Jumat 26 Nopember 2021 lalu.

Sekretaris Desa setempat Sabri menyampaikan pihaknya menduga kuat jika hewan ternak tersebut dimangsa harimau, mengingat kejadian serupa pernah terjadi pada tahun sebelumnya.

Lokasi sapi dimangsa harimau diakui aparat desa setempat berjarak kurang lebih 3 kilometer dari perkampungan.

Lokasi ditemukannya bangkai sapi bekas dimangsa harimau memang masuk dalam wilayah hutan desa Uning Delung kecamatan Dabun Gelang kabupaten Gayo Lues.

Atas kejadian itu, warga mengaku tidak resah, karena biasa terjadi setiap tahunnya.

Pun demikian, pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak membiarkan ternak masuk ke dalam hutan guna menghindari kejadian yang sama setiap tahunnya.

Seminggu yang lalu, Penghulu Kampung (kepala desa) Persiapan Ise-Ise, Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues, melaporkan gangguan harimau di wilayah itu.

Berdasarkan informasi yang diterima penghulu dari warga, satu ekor harimau di wilayah tersebut memangsa lima ekor kambing warga yang melapor. Hal tersebut telah dilaporkan ke instansi terkait.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Agus Arianto, dikutip RRI dari antara menyampaikan pada 20 Nopember lalu mengaku telah menurunkan tim untuk mengatasi gangguan harimau sumatera di kabupaten Gayo Lues.

Tim katanya menghalau harimau tersebut kembali ke kawasan hutan.

Sn

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar