Remaja Masjid Bener Meriah Ajak Generasi Muda Lebih Dekat Masjid

KBRN, Redelong: Banyaknya kasus kejahatan, narkoba bahkan asusila di Kabupaten Bener Meriah yang melibatkan para pemuda membuat kekhawatiran timbul dari kalangan masyarakat.

Untuk itu Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Bener Meriah turut prihatin akan munculnya beberapa kasus beberapa bulan terakhir.

Ketua BKPRMI Bener Meriah Syuhada menilai hal itu diakibatkan kurangnya pemuda mempelajari ilmu agama belakangan ini sehingga kerap kali melakukan kemaksiatan.

“Sekarang kita lihat kajian di masjid-masjid banyak diisi oleh orang-orang tua, makanya kita punya program mengajak para anak-anak muda kita untuk hadir ke masjid baik waktu isya atau subuh jadi kita bisa buat halaqah mengkaji bagaimana pengamalan syari’at Islam yang benar,” jelasnya.

Ditambahkan, pihaknya juga berharap generasi muda termasuk remaja masjid menggelar pengajian rutin setelah waktu shalat fardhu di masjid-masjid yang berada di negeri kopi tersebut.

Syuhada menjelaskan hal itu tidak dapat terwujud jika hanya dikerjakan oleh satu pihak melainkan membutuhkan kerja bersama.

“Saya pikir seluruh OKP di Bener Meriah bergerak kita bagaimana generasi muda kita jauh dari narkoba, pelecehan seksual dan lainnya yang bertentangan dengan agama kita,” himbaunya.

Sementara pihaknya juga berharap Pemerintah Daerah memberikan dukungan penuh agar semangat membangun syari’at Islam di Daerah tersebut dapat tercapai dan dapat menjauhkan para generasi muda dari segala jenis kemaksiatan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00