Polisi Ini Bangun Pesantren di Kabupaten Gayo Lues

KBRN, Blangkejeren: Anggota Polres Gayo Lues yang satu ini patut ditiru dan diacung jempol, karena mampu mendirikan sekaligus memimpin Pondok Pesantren yang telah dibangunnya sejak 5 tahun lalu.

Ya, dia adalah Bripka Julianto Pane, seorang Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Polres Gayo Lues.

Saat ini dirinya menjabat sebagai Kepala Unit Ketertiban Masyarakat di Polres yang berjuluk negeri seribu hafidz.

Ditemui RRI dikediamannya dusun Gunyah, desa Bustanul Salam, Kecamatan Blangkejeren, Bripka Julianto Pane mengaku awalnya membuat pesantren hanya untuk rekan kerja di Polres yang ingin belajar mendalami agama.

“Cuman dulu kita ini buat pesantren awalnya ya cuman untuk kawan-kawan dari Polres belajar sama saya di rumah. Jadi karena ada anak kita kecil menangis ya pindah kemari, supaya nyaman belajar, ngaji tetap jalan, tugas tetap jalan, jadi bisa disesuaikan,” ujar Pimpinan Pondok Pesantren Ruhul A’zham, Syekh Sutan Muda Hanaikan Pane, Senin (18/1/2021).

Seiring berjalan waktu, tambahnya masyarakat antusias untuk mempercayakan anak-anaknya belajar agama pada dirinya.

“Antusias masyarakat datang luar biasa, kemudian ya buat Pesantren,” timpalnya.

Dengan adanya Pesantren, kata Ustadz Pane ini, dapat menyelamatkan anak-anak yang menjadi korban dari kegagalan keluarga mendidik anak.

“Kita lihat banyak korban itu anak-anak. Orang tua ditangkap yang korban anak-anak, keluarga broken home yang korban anak-anak. Dengan mendirikan Pesantren ini insyaallah kita bisa menyelesaikan persoalan anak-anaklah, minimal kalau dia udah bersama kita, mau bagaimanapun keluargnya, dia udah disini dalam posisi pendidikan agama,” jelas Ustadz Pane.

Gedung pesantren dalam tahap pembangunan
Gedung Pesantren Ruhul A'zham dalam tahap pembangunan

Sementara itu da’i muda wilayah tengah Aceh, Tgk Irwansyah mengaku haru seorang negarawan membangun pondasi kuat untuk menanamkan aqidah, tauhid, akhlakul karimah dalam diri dan setiap ummat melalui Pesantren yang didirikan tersebut.

“Rasa haru, seorang polisi dengan saudaranya sendiri malah, polisi juga, membangun pondasi dari dasar aqidah, tauhid, akhlakul karimah di pondok Pesantren Ruhul A’zham,” katanya.

Tgk Irwansyah yang merupakan sahabat Ustadz Pane itu berpesan agar pendiri Pesantren Ruhul A’zham terus eksis mengembangkan pendidikan islam.

“Semoga tetap eksis, tetap semangat, ridho Allah dan menjadi seorang ulama, seorang penyiar agama, syiar dakwah, seorang penda’i, seorang pendai seperti ustadz Pane, harus sabar dalam cacian orang. Sabar untuk dicaci, ikhlas untuk dihina,” pungkas Tgk Irwansyah.

Tgk Irwansyah yang merupakan sahabat Ustadz Pane

Saat ini Pesantren Ruhul A’zham yang berciri khas mencetak hadidz dan alim itu memiliki sebanayak 565 santriawan/i. sedangkan tenaga pendidik mencapai 60 orang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00