Gini Cara Kurban Sapi atau Kerbau di Idul Adha

KBRN, Takengon: Idul Adha atau hari raya haji pada tahun 2020 ini menurut kalender jatuh pada tanggal Jumat 31 Juli 2020. Itu artinya hanya tinggal 3 minggu lagi kita akan merayakan hari kemenangan atau Idul Adha.

Apa saja yang harus disiapkan masyarakat untuk dapat berkurban pada Idul Adha tahun 2020 ini. Banyak cara yang dapat dilakukan agar masyarakat dapat berkurban.

Ketua panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Desa Blang kolak 1 Takengon Defri menyampaikan, ada beberapa trik agar masyarakat dapat ikut berkurban.

Selama ini di desa tersebut menggunakan cara arisan, jemput bola dan mengutip perbulan bagi masyarakat yang memiliki niat atau keinginan untuk berkurban.

"Kalau saya jumpai orang, mau gabung, ikut jemaah, biar kita susun. Sejak tahun 2004 sudah mulai arisan, jemput bola, kutip per-bulan sampai tahun 2008, setelah itu enggak kutip lagi, masyarakat udah terbiasa. Tahun ini kita kenakan satu orang 3 juta 200 ribu untuk satu ekor kerbau," ujar Devri, ditanyai RRI, Jumat (3/7/2020).

Cara lainnya untuk mengajak masyarakat berkurban dengan mengirim SMS, mengumumkan jauh-jauh hari sebelum idul adha tiba dan menyampaikan ajakan berkurban jelang pelaksanaan ibadah Jumat.

Defri mengaku sejak tahun 2008 tidak lagi mengutip uang kepada masyarakat yang memiliki niat untuk berkurban. Hal itu dikarenakan masyarakat lebih memilih memberikan uang secara tunai kepada panitia penyembelihan hewan qurban.

Sementara untuk tahun 2020, ungkap Defri masyarakat yang berkurban di Desa Blang kolak 1 dikenakan besaran Rp 3,2 Juta.

"Satu ekor kerbau untuk 7 orang 7 jiwa, 1 kerbau itu misal 90 kilo sepertiga untuk masyarakat miskin sepertiga untuk orang kurban sepertiga untuk umum," jelas Defri.

Diakui Defri dengan cara jemput bola dan menanyakan kepada setiap masyarakat yang dijumpainya cukup banyak masyarakat yang kemudian berkurban.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00