MPU Aceh Himbau Masyarakat Salurkan Zakat Fitrah dengan Beras

KBRN, Banda Aceh: Masyarakat Aceh dihimbau menyalurkan zakat fitrah dengan makanan pokok atau beras.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Majelis Permusyawartan Ulama MPU Aceh Tgk Faisal Ali.

Menurutnya saat masih ada daerah di Aceh yang menyalurkan zakat fitrah dengan uang.

Dijelaskan, jika menyalurkan zakat fitrah dengan nilai atau uang, maka klasifikasinya adalah menggunakan mazhab Hanafi.

Masyarakat apabila hendak menunaikan zakat fitrah dengan nilai rupiah atau uang, maka kepada mazhab Hanafi, yang diuangkan dari makanan kurma, anggur, kismis dengan kadar 3,8 kg.

"Dan harga bukan dari harga beras, jadi kita membenarkan orang dengan kasih uang, cuman uang itu bukan dengan kadar beras, tapi uang itu dengan kadar kurma, kadar anggur, kadar kismis dari enam jenis yang Rasulullah berikan itu," katanya, di release, Jumat (30/4/2021).

Diakui Wakil Ketua Majelis Permusyawartan Ulama MPU Aceh Tgk Faisal Ali ada daerah atau masyarakat di Aceh yang masih menyalurkan zakat fitrah dengan uang akan tetapi berpatokan pada harga beras.

Padahal, jika menyalurkan zakat fitrah dengan uang, maka mazhab Hanafi.

"Maka sekarang jangan lagi kita amalkan zakat fitrah dengan menggunakan uang dengan harga beras," pintanya saat dikonfirmasi RRI terkait perbedaan mencolok besaran zakat fitrah antara satu daerah dengan daerah lain di Aceh.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00