Tercatat 17 Kasus Aktif Covid 19 Di Sulawesi Utara

KBRN, Tahuna : Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Sulawesi Utara terus mengajak masyarakat untuk bersinergi dengan pemerintah dalam Pengendalian Pandemi COVID-19. Segera menerima vaksinasi lengkap (dosis 1 dan dosis 2) serta vaksinasi booster (dosis 3) yang sudah memenuhi kriteria booster yaitu minimal jarak 3 (tiga) bulan dari dosis 2.

Status Pandemi COVID-19 secara global BELUM dicabut secara resmi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO); oleh karena itu kewaspadaan terus dikedepankan dalam setiap aktifitas yang dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat. Sehubungan dengan pelonggaran pemakaian masker yang dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat di area tertentu seperti tempat terbuka dan tidak padat orang, merupakan bentuk edukasi kepada masyarakat bahwa menjaga kesehatan adalah tanggung jawab pribadi/individu

Sehubungan dengan deteksi subvarian Omicron di Provinsi Bali dan DKI Jakarta pada awal bulan Juni 2022 yaitu jenis BA.4 dan BA.5, dan pada 1 minggu terakhir terdeteksi juga di Provinsi Jawa Timur dan Provinsi Banten. Adapun gejala virus Omicron BA.4 dan BA.5 yaitu batuk, kelelahan, hidung tersumbat, demam, mual dan muntah, sesak napas, diare dan anosmia/hilang indra penciuman (sumber: Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan RI).

Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Sulawesi Utara menghimbau dan memperingatkan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap waspada dan disiplin dalam menerapkan PROKES.

Kesadaran individu dan komunitas masyarakat untuk taat dan disiplin menerapkan PROKES dengan tujuan menjaga diri, menjaga keluarga dan menjaga sesama merupakan hal mendasar dalam perubahan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dimasa Pandemi COVID-19. Upaya pencegahan untuk semua jenis penyakit menular tidak hanya COVID-19 adalah disiplin melakukan PHBS, salah satu adalah wajib memakai masker bagi orang yang beraktifitas dikeramaian, di transportasi umum, di ruangan tertutup dan padat orang; bagi kelompok rentan (lansia, memiiki penyakit penyerta, ibu hamil, anak-anak yang belum divaksin); orang yang bergejala batuk, pilek dan demam. 

"Update pertambahan kasus terkonfirmasi positif COVID-19 pada hari ini sejumlah 1 kasus" Ujar Merry Pasorong

Total Kasus Aktif 17 Orang, sedangka angka Kesembuhan COVID-19 di Sulawesi Utara per 29 Juni 2022 adalah 97,69% dan Angka Kematian (Case Fatality Rate) sebesar 2,27%. Kasus aktif sebesar 0,03%. (SR) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar