Sosialisasi Keamanan Pangan Persit KCK Kodim 1301/Sangihe di Masa Pandemi

KBRN, Tahuna :  Persit Kartika Chandra Kirana (KCK)  Kodim 1301/Sangihe terima sosialisasi Keamanan Pangan untuk Industri Rumah Tangga dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sangihe, kegiatan tersebut berlangsung di Aula Santiago Kodim 1301/Sangihe Jalan Tatehe Kelurahan Bungalawang Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Senin (19/4/2021). 

Kepala Kefarmasian Alat Kesehatan Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe Rillya Yety Tasin S.Si,  M. Kes, Apt, Dalam sosialisasi tersebut antusias bersama ibu - ibu Persit KCK Kodim 1301/Sangihe, dalam menerima sosialisasikan keamanan pangan untuk industri rumah tangga.

Rillya Yety Tasin S.Si,  M. Kes, Apt.  menyampaikan, Keamanan pangan merupakan salah satu isu yang berkembang di masyarakat, baik karena masih adanya kasus - kasus keracunan pangan atau semakin meningkatnya kesadaran dan tuntutan konsumen / masyarakat terhadap makanan yang aman dan bermutu 

"Keamanan pangan diselenggarakan untuk menjaga pangan tetap aman, higienis, bermutu dan tidak bertentangan dengan norma-norma agama dan budaya masyarakat. ( UU No. 18 Tahun 2012 ) Keamanan pangan juga dimaksudkan untuk mencegah pencemaran baik fisik, biologis maupun kimia yang masuk dalam pangan dan dapat membahayakan kesehatan manusia," Ujar Yety

Sementara Ny. Lina Rachmat Christanto, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XIII Dim 1301 Koorcab Rem 131PD XIII/Merdeka saat memimpin langsung sosialisasi tersebut menuturkan selain sosialisasi juga dilakukan pritest  seperti CPPB IRT, Bahan Tambahan Pangan, Label dan Iklan Pangan, Berbagai Jenis Bahaya dan Cara Mengatasinya. 

"Persit KCK Kodim 1301/Sangihe sendiri mengusung prodak Sambal ikan Roa Merk Dapoer Persit Sangihe sehingga bisa langsung berkonsultasi dengan narasumber tentang produk Persit KCK Kodim 1301/Sangihe, terutama berkaitan dengan mutu dan kualitas apalagi terkait dengan label banyak industri rumah tangga yang belum memahami fungsi label dan apa saja yang mesti dicantumkan pada label serta apa yang tidak boleh dicantumkan," tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00