5 Jenis Minyak Goreng Turun Harga Rp 14,000/liter, Londo : Begini Penjelasannya!

KBRN, Tahuna : Harga Minyak Goreng Rp 14,000/liter  merupakan program dari Pemerintah Pusat. Khusus Kabupaten Kepulauan Sangihe baru Megaria Supermarket Tahuna yang sudah memberlakukan 5 merek sekaligus dimulai hari ini hingga 6 bulan kedepan.  

PLT Kepala Dinas Perindag Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe Gory Londo dikonfirmasi  membenarkan adanya program Pemerintah Pusat Kementrian Perdagangan namun khusus di Sangihe diakui baru 1 supermarket yakni Megaria yang memberlakukan itu. Ini dikarenakan sejumlah pengusaha lain sebelumnya  sudah terlanjur membeli di harga normal atau sebelum berlaku harga dari pemerintah. 

"Iya jadi itu program pemerintah pusat, namun untuk sejumlah pengusaha lain di Sangihe masih mengeluh karena sebelumnya mereka membeli masih diharga normal, jadi meminta waktu untuk menghabiskan stok lama, sehingga berdasarkan ini maka akan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah dalam hal ini pak Bupati akan menyurat ke Pemerintah pusat  meminta perpanjangan waktu satu bulan Sangihe bisa  memberlakukan program ini" terang Londo

Sebaliknya Londo mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Megaria Supermarket menunjang program pemerintah membantu masyarakat dengan memberlakukan Minyak Goreng  harga Rp 14,000 perliter sebanyak 5 masing-masing Jenis Filma, kunci mas, Fortune, Sania dan Sovia. 

General Manager Megaria Supermarket, juga sebagai Ketua DPC Aprindo Sangihe Ambo Upe Rifin mengakui langkah cepat yang dilakukan Megaria Supermarket selain mendukung program Pemerintah juga untuk menjawab kebutuhan masyarakat/konsumen apalagi sebelumnya  minyak goreng sempat mengalami kenaikan harga. 

"Ini program Pemerintah pusat dan memang mulai hari ini kami (Megaria- Red) sudah berlakukan mulai hari ini Selasa 25 Januari 2022 hingga 6 bulan kedepan, namun untuk pembelian kami batasi misalnya untuk ukuran 1 liter hanya bisa dibeli 2 Pcs. Sedangkan kemasan 2 liter keatas itu hanya bisa di beli 1 pcs supaya ada pemerataan untuk semua masyarakat yang membutuhkan". Tutup Ambo 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar