Upah Lelah sebagai bentuk apresiasi, untuk petugas RS, Puskesmas & Juru Tanam masih dalam proses

KBRN Tahuna - Tim yang tergabung dalam Satuan Tugas percepatan Penanganan Covid 19 di Kabupaten Kepulauan Sangihe  telah menerima upah lelah sebagai bentuk perhatian dan apresiasi terhadap tugas mulia yang dilakukan selama ini.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana/BPBD Sangihe Ir Rivo Pudihang saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Menurutnya sekitar 80 persen upah lelah bagi tim penanganan Covid 19 di Sangihe  telah terbayarkan diantaranya tim BPBD,  Satpol PP, Tim Tagana, Dinsos, TNI, Polri dan sejumlah unsur yang terlibat didalamnya.  

Sementara untuk petugas Kesehatan di Rumah sakit maupun puskesmas ungkap Rivo Pudihang  belum terbayarkan karena sementara berproses.

"Iya, sudah sekitar 80 persen telah menerima upah lelah, perhari itu 100 ribuan jadi per orang itu sekitar 700 hingga 2 jutaan rupiah bervariasi sesuai pengajuan dan mengacu kehadiran.  kalau untuk tenaga kesehatan memang belum karena sementara disusun ini masih dalam proses tapi tetap akan cair" Jelas Pudihang

Disinggung Upah lelah bagi Petugas  Pemakaman/Juru Tanam pasien PDP beberapa waktu lalu, menurutnya akan dibayarkan namun masih sementara dalam pengkajian

" Kalau untuk honor petugas pemakaman itu tetap ada cuma kan sementara dilengkapi administrasinya mulai dari SK dan sebagainya, sekaligus supaya (tidak minta - minta yah ) ketika ada lagi kedepan sudah tau berapa besarannya, jadi untuk teman-teman tetap bersabar" Tutup Pudihang

Sementara itu Direktur RSUD Liun Kendage Dokter Handri Pasandaran dikonfirmasi juga membenarkan upah lelah khusus Tenaga Kesehatan di RS khususnya Liun Kendage masih berproses

"Iya memang belum, karena masih berproses" terang Pasandaran

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00