Sulut 281, sementara Hasil SWAB Pertama 2 warga Tabut Negatif

KBRN Tahuna - Kasus Positif Covid 19 Di Sulawesi Utara hari ini Rabu (27/05/20) bertambah 17 Pasien terkonfirmasi Covid 19 sehingga menjadi 281.  Hal itu diungkapkan Juru Bicara Penanganan Covid 19 Provinsi Sulut Dr Steaven Dandel saat konferensi pers via meeting zoom bersama sejumlah wartawan di Sulut.

Dijelaskan 281 Pasien Positif Covid 19 tersebar masing-masing di wilayah Manado 178 , Minahasa Utara 17, Minahasa Selatan 4, Tomohon 21, Kotamobagu 9, Bolaang Mongondow 2, Bolmong Utara 2, Bolmong Selatan 1, Bolmong Timur 1, Minahasa tenggara 4, Minahasa 28, Bitung 6, Sangihe Pasien 01 tetap positif dan hasil pasien 02 Negatif,  Talaud tetap 5 dan Sitaro 0. Sementara dari luar wilayah 1. 

" Hari ini bertambah 17 kasus pasien positif Covid 19 sehingga menjadi  281 terkonfirmasi Positif Covid 19" Jelas Dandel

Sementara saat dikonfirmasi Hasil SWAB asal Sangihe, menurut Dandel 4 hasil sudah dikirimkan ke Sangihe

" memang harus sabar menunggu hasil SWAB karena sehari hanya 100-150 sampel yang diperiksa, sementara saat ini ada ribuan yang sementara dalam proses antrian untuk pemeriksaan" tutur Dandel

Sementara itu saat dikonfirmasi jika terjadi penolakan Rapid test oleh masyarakat terutama KERT menurut  Jubir Steaven Dandel sudah jelas dalam aturan UU nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

" Kalau ada yang menolak rapid atau swab kan sudah jelas dalam UU Kekarantinaan Kesehatan bisa dipidana penjara paling lama 1 tahun dan denda,  apalagi yang tergabung dalam gugus tugas tidak hanya tenaga kesehatan namun dari berbagai instansi termasuk kepolisian dan TNI, jadi sudah kewenangan gugus tugas di kabupaten" Turut Dandel

Sementara itu Jubir Covid 19 Kabupaten Kepulauan Sangihe Dokter Jopy Thungary M,Kes dikonfirmasi terkait hasil SWAB yang dikirim , membenarkan 2 Hasil SWAB PERTAMA terhadap 2 warga Kecamatan Tabukan Utara hasilnya Negatif, sedangkan Hasil SWAB Pasien 01 Masih tetap Positif dan Pasien 02 Hasil SWAB Negatif.

"Iya betul kami sudah terima hasil SWAB PERTAMA untuk 2 warga Tabukan Utara dengan hasil NEGATIF, tapi kami akan melakukan pemeriksaan SWAB KEDUA, sedangkan pasien 01 hasilnya masih tetap positif dan untuk pasien 02 Hasil SWABnya Negatif " tutup Thungary

Terkait adanya penolakan Rapid test dan swab pihaknya akan terus melakukan upaya pendekatan.

Menurut Thungary hingga saat ini di Sangihe masih ada  9 yang re-aktif Rapid test dan menunggu hasil SWAB. SR

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00