Angka Stunting masih tinggi di Sangihe.

KBRN Tahuna : Angka Kasus Stunting di Sangihe yang mencapai 300an kasus  mengharuskan penanganan serius Pemerintah Daerah.  Olehnya Pemda membentuk Tim yang melibatkan semua stekholder hingga ke tingkat Kelurahan dan Kampung.  Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Bencana (PPKB) Daerah Kepulauan Sangihe dokter Yopi Thungari kepada RRI mengatakan Angka stunting yang mencapai 300an kasus menjadi prioritas penanganan di tahun 2022.

“ Ya memang sesuai data angka Stunting kita masih di posisi 300an kasus untuk itu langkah cepat dilakukan dengan membentuk Tim baik tingkat Kabupaten yang dijabarkan hingga ke tingkat Kelurahan dan Kampung. “ Tim ini akan melakukan tugas mengiventarisasi dan melakukan penanganan terhadap masalah stunting dengan sejumlah program.  Sesuai peran masing-masing Dinas PP dan KB melakukan dari sisi pengendalian penduduk dan memastikan Keluarga yang baru tidak menjadi penyumbang kasus stunting dengan penanganan yang dilakukan.

“ Untuk penanganan stunting ini kita berbagai peran dan saling berhubungan sehingga target secara nasional dapat kita capai, angka stunting turun. “   Yopi Thungari optimis jika program penanganan stunting dilakukan secara bersama-sama kedepan secara berkesinambungan kasus stunting di Sangihe akan turun.  Selain itu target nasional penanganan Stunting di Indonesia dapat tercapai dengan sinergitas bersama. (Ant)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar