Polres Sangihe mengamankan CT pengedar Trihexyphenidyl atau Hexymer.

KBRN Tahuna : Kepolisian Resort Kepulauan Sangihe terus meningkatkan pemantauan dan pengawasan peredaran obat keras jenis Trihexyphenidyl atau Hexymer. Ini terbukti saat menangkap pelaku inisial CT melakukan transaksi penjualan barang haram tersebut di wilayah Kecamatan Tahuna.  Kepala Satuan Narkoba Polres Sangihe Iptu Juknais Katiandagho, SE kepada sejumlah wartawan membenarkan adanya penangkapan dan penyitaan barang bukti dari tangan tersangka.

“ Ya memang benar kami dari Satuan Narkoba telah mengamankan tersangka inisial CT yang melakukan transaksi jual beli barang haram Trihexyphenidyl. “  Kronologis Kejadian para petugas berhasil memburuh pelaku yang diketahui merupakan salah satu tenaga honorer atau Tenaga Harian Lepas di instansi Pemerintah saat melakukan transaksi jual beli pada selasa 17 Mei lalu.  Awalnya ditemukan 10 butir dari tangan tersangka dan di kembangkan  dengan menggeledah tempat tinggalnya sehingga ditemukan ratusan butir pil Trihexyphenidyl atau Hexymer.

“ Awalnya kami menemukan 10 butir dari tersangka tetapi kami mengembangkannya dengan cara mencari tau tempat tinggalnya dan setelah digeladah berhasil di temukan sekitar 400 butir. “ Dijelaskan Katiandagho dari hasil interogasi kepolisian bagi tersangka obat keras diperoleh dari rumah sakit yang notabene barang kadaluarsa yang telah melampaui proses pemusnahan. Tersangka juga mengakui telah melakukan transaksi menjual barang haram itu sejak tahun 2021. Bagi tersangka kenakan  pasal 197 Undang-Undang Kesehatan dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun. (Ant)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar