UMKM Degodego Sangihe Tetap Eksis Meski Dihantam Pandemi Covid 19.

KBRN, Tahuna    :    Meski dihantam pandemi covid 19 selama 2 tahun, namun Degodego Sangihe tetap eksis sampai sekarang.        

Harry Murti pelaku UMKM Degodego Sangihe menyatakan akibat pandemi covid 19 dua tahun berturut-turut sangat berdampak pada usaha yang digeluti.  Alasannya karena hampir 50 persen pangsa pasar Degodego Sangihe khusus konsumsi rapat makan minum lunc box dan snac box pada saat pandemi rapat ofline ditiadakan yang paling banyak rapat online atau video converence otomatis hampir 100 persen pangsa pasar Degodego Sangihe hilang.  

“Memang hapir 100 persen kita punya pangsa pasar segmen pasar yang dimakan minum rapat model lunc box memang hilang sama sekali kemudian yang makan di tempat itu juga berkurang sangat drastis karena memang adanya pembatasan-pembatasan hampir 80 persen tersisa dapat tinggal 20 persen. Degodego Sangihe memiliki 6 karyawan tahun pertama pandemi menjadi 3 orang, tahun ke 2 pandemi tinggal 1 dan tahun ini sama sekali tidak memiliki karyawan akhirnya berjibaku sendiri. “kata Harry Murti pelaku UMKM Degodego Sangihe.

Ditegaskan yang membuat Degodego Sangihe masih eksis sampai saat ini karena manejemen merubah pola pelayanan dengan membanting stir menggunakan pola Deliverry antar langsung di tempat untuk menjaga agar costumer lebih tenang dan lebih nyaman karena tidak ada interaksi dengan orang lain dan dipastikan bahwa produk Degodego Sangihe samai dengan pengantaran itu semuanya pada posisi aman dan itu yang tetap dijaga oleh manajemen Degodego Sangihe.     (ALX)     

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar