Karantina Ikan bersama Pemda Sangihe, Seriusi kerja sama penjualan komoditi perikanan ke Philipina.

KBRN Tahuna : Kerjasama antar Negara yang di seriusi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe saat ini tinggal menunggu tahapan final setelah berbagai pra syarat dipenuhi. Pemda Sangihe bersama Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu, Keamanan hasil Perikanan tengah menseriusi agar dapat realisasinya perdagangan antar Negara melalui kegiatan eksport terutama di sector Perikanan. Upaya kerja sama terus di komunikasikan dan tinggal menyelesaikan Pasport bagi Anak Buah Kapal (ABK) yang nantinya digunakan sebagai alat transportasi laut ke Negara tetangga Philipina, ungkap Kepala Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu, Keamanan hasil Perikanan Gerik Lumiu.

“ Saat ini memang terus kami genjot percepatan pelaksanaan kegiatan eksport ke Philipina setelah melampaui berbagai tahapan, soal pemenuhan berbagai persyaratan termasuk regulasi memungkinkan. “ Untuk sarana pra sarana kita sudah punya tetapi tinggal menunggu persyaratan adminsitrasi terutama kepemilikan Pasport bagi ABK.  Terus dibangun sinergitas antar lini sesuai peran dan fungsi masing-masing upaya kegiatan eksport ke Philipina diupayakan terealisasi tidak terlalu lama.

“ Kami dari Stasiun Karantina Ikan Pengendalian Mutu, Keamanan hasil Perikanan tentunya membantu Pemerintah Daerah dalam hal ini juga menjalankan peran terhadap lalulintas komoditi perikanan untuk pengawasan secara bersama. Khusus instansi  yang dipimpinnya melakukan peran dalam pengawasan lalu lintas komoditi perikanan di pintu masuk dan keluar serta Unit pengolahan. Jika Kegiatan eksport dapat terealisasi dipastikan tingkat perekonomian masyarakat nelayan akan meningkat sebab harga jual lebih tinggi dari Bitung dan Manado untuk hasil perikanan. (Ant)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar