Bejat ! Anak Dibawah Umur Dicabuli Kaka Kandung dan Sepupu Hingga Hamil!

KBRN, Tahuna : Kasus pencabulan kembali terjadi di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kali ini, menimpa anak gadis (pelajar) berusia 14 tahun.

Kapolres Kepulauan Sangihe AKBP Denny Wely Wolter Tompunuh SIK melalui Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polres Sangihe AIPDA Mohammad  Hendra Dachlan SH yang menerima laporan orang tua korban didampingi Kepala Kampung. 

Mawar (Nama Samaran Korban, red) menurut penuturan Dachlan dicabuli oleh Kaka Kandungnya inisial RP yang notabene satu ibu namun beda ayah dan Kaka Sepupunya inisial RD

"Korban saat ini hamil sekitar 8 bulan dan sudah ada dua laporan polisi yang berbeda tempat kejadian dan waktu kejadian. Yang satu dilakukan Kakak kandungnya di Sangihe dan sudah ada pengakuan, yang satu lagi terlapornya ada di Bitung," beber Dachlan.

Terkait dengan kasus ini pihak Kepolisian resmi menerima laporan polisi yang awalnya diterapkan UU 17 Tahun 2016 pasal 81 atau 82. Namun berkas LP masih dinaikan ke Kapolres sehingga menunggu tindaklanjutnya. 

Dikonfirmasi terkait status terlapor, Dachlan menyebutkan jika pihaknya nanti akan melihat hasil pembuktiannya. Untuk saat ini, kasus tersebut sementara diajukan ke Kapolres dan mungkin akan turun ke Unit III yang menangani Perempuan dan Perlindungan Anak.

"Setelah pemeriksaan saksi-saksi, kasus akan digelarkan untuk dilakukan tindakan apa itu ditangkap atau dipanggil. Hal itu tergantung dari pemeriksaan nanti, intinya sekarang kami sudah menerima LPnya dan menunggu proses selanjutnya" tutupnya

Dachlan-pun menyebutkan, dari tindakan tak bermoral kedua kakaknya tersebut, Mawar dalam pemeriksaan medisnya bakal segera melahirkan anak yang dikandungnya pada kisaran akhir bulan Maret 2022. (SR) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar