Harga Pertalite Naik, Ini Penjelasannya

KBRN, Tahuna : Kenaikan Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Jenis Pertalite merupakan keputusan atau kebijakan Pertamina Pusat. 

Hal itu ditegaskan Fuel Terminal Manager Tahuna Rudolf Yan Kaurong kepada Media ini Rabu, (1/11/2021) terkait dengan naiknya harga pertalite.

Dimana, harga jual pertalite di Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) di Kota Tahuna terhitung 30 November 2021, per Liternya RP.7.250 dari Rp.6.850.

"Perlu digaris bawahi bahwa BBM jenis (Pertalite) bukan BBM bersubsidi. Program pertalite langit biru bukan BBM bersubsidi, itu adalah program dari pemerintah pusat yang memberikan harga yang beberapa skenarionnya telah diatur atau ditetapkan oleh pemerintah pusat. Jadi kami disini di feul terminal tahuna sama sekali tidak mempunyai wewenang atau pun mengambil kebijakan mengenai kenaikan harga tersebut,"ujarnya.

Perlu diketahui ungkap Rudolf Yan Kaurong, BBM jenis pertalite tidak masuk dalam BBM bersudsidi. 

Dengan demikian kebijak naik turunya harga jual ditentukan pertamina pusat yang disesuaikan dengan pergerakan harga minyak dunia.(AM)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar