Porawow : "Pasca Kenaikan BBM, Tarif Angkutan Kota Belum ditetapkan" Yang Beredar Itu Sepihak!

KBRN, Tahuna : Isu kenaikan tarif angkutan dalam kota Tahuna menyusul naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Jenis Pertalite merupakan  keputusan sepihak atau belum resmi. Bahkan hari ini ada beberapa penumpang yang sudah terlanjur membayar angkot mengikuti tarif yang beredar tersebut. 

Terkait hal itu Kepala Dinas Perhubungan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe Frans Porawow mengklarifikasi informasi yang beredar di sejumlah media sosial akan kenaikan tarif berdasarkan hasil Koordinasi dengan Pihaknya bukan suatu kesepakatan atau keputusan resmi. Porawow mengakui pada selasa (30/11/21)  ada salah satu komunitas mendatanginya namun hanya sebatas koordinasi bukan merupakan kesepakatan karena semua masih menunggu SK Gubernur terkait tarif angkutan. 

"Saya juga kaget ada info yang sudah beredar di medsos untuk Penumpang Umum Rp. 4.500 dan Anak Sekolah yang berseragam Rp. 3.000. Disini saya luruskan itu bukan kesepakatan tapi hanya sepihak dari organisasi bersangkutan" Jelasnya

Mengingat kenaikan BBM Pertalite merupakan kewenangan pemerintah pusat, Menurut Frans Porawow sejauh ini pemerintah daerah belum mengeluarkan penetapan tarif apapun sambil masih menunggu SK Gubernur Sulawesi Utara. Pada prinsipnya ungkap Porawow dengan kenaikan BBM yang ada Pemerintah pasti akan memperhatikan nasib sopir baik dalam maupun luar kota. (SR) 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar