Mengalami Kerusakan Navigasi di Perairan Talaud, 2 Warga Perancis Dideportasi Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tahuna, Kembali ke Negara Asal.

KBRN, Tahuna: Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tahuna Novly Tenlie Nelson Momongan SE mengatakan, pihaknya telah melakukan deportasi bagi 2 warga Perancis berusia 62 dan 30 tahun yang melintasi wilayah perairan Talaud.  Satu  diantaranya ternyata masuk pada Daftar pencarian Orang/DPO/ dan oleh kantor Imigrasi kelas 2 TPI Tahuna telah diserahkan atas Permintaan Internasoinal Polisi/Interpol guna penanganan  berkelanjutan. Sementara satu warga Perancis lainnya yang tidak bermasalah didetensi di Manado untuk proses pemulangan. Ditegaskan,  orang asing barada di Indonesia tentunya wajib mengantongi dokumen perjalanan dan ijin keimigrasian sementara  bersangkutan memiliki administarasi yang dibutuhkan.

“kami  telah melakukan deportasi bagi 2 warga Perancis berusia 62 dan 30 tahun yang melintasi wilayah perairan Talaud.  Satu  diantaranya ternyata masuk pada Daftar pencarian Orang/DPO/ dan oleh kantor Imigrasi kelas 2 TPI Tahuna telah diserahkan atas Permintaan Internasoinal Polisi/Interpol guna penanganan  berkelanjutan. Sementara satu warga Perancis lainnya yang tidak bermasalah didetensi di Manado untuk proses pemulangan.”ungkap Novly Momongan

Novly Momongan memberikan apresiasi bagi stakeholder dan masyarakat Talaud, Sangihe dan Sitaro selama ini mendapatkan informasi terkini terkait pelanggaran yang sudah tertangani di wilayah kerjanya. Diharapkan masyarakat juga aparat lebih tingkatkan pengawasan perairan Nusa Utara demi menjaga wilayah Indonesia yang sama-sama dicintai.

“saya dalam hal ini memberikan apresiasi bagi stakeholder dan tentunya masyarakat Talaud, Sangihe dan Sitaro selama ini mendapatkan informasi terkini terkait pelanggaran yang sudah tertangani di wilayah kerjanya. Diharapkan masyarakat juga aparat lebih tingkatkan pengawasan perairan Nusa Utara demi menjaga wilayah Indonesia yang sama-sama dicintai.”kata Momongan  

Disisi lain alat angkut yakni Kapal layar  yang digunakan berada di Talaud harus mengurus ijin masuk ke Indonesia namun proses pemulangan telah dilakukan dan yang bersangkutan telah berada di Negara Asal yakni Perancis. Kedua Warga Asing oleh pihak berkompeten, dinyatakan mengalami kerusakan Navigasi saat  melintasi perairan  Talaud, itu artinnya dari sisi kemanusiaan harus diamankan. IM

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar