Pemda Sangihe himbau masyarakat Bijak menggunakan Media Sosial

KBRN Tahuna : Perkembangan teknologi informasi dewasa ini tidak dipungkiri menjadi wadah masyarakat untuk mengekspresikan pendapat, gagasan dan ide namun seiring waktu juga memicu berbagai persoalan.  Persoalan pencemaran nama baik, ujaran kebencian, penghinaan melalui media Sosial atau internet sering digunakan pihak-pihak tidak bertanggungjawab. Kepala Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Treenov Taouvan Pontoh SH ketika dikonfirmasi tidak menampik jika penggunaan media social dan internet sering digunakan ke hal-hal negative. Butuh kebijakan pengguna internet atau media social sehingga tidak berdampak hukum terhadap terhadap apa yang ditulis ataupun di edarkan ke semua orang, sebab dalam Undang-Undang ITE dan hukum pidana jelas mengatur.

“ Perkembangan teknologi informasi dewasa ini memberikan kemudahan masyarakat mendapatkan informasi, berita dan sarana mengaktualisasikan ide gagasan namun seiring waktu ada juga yang salah atau tidak bijak menggunakan Media Sosial. “  Kearifan local yang saling menghargai dan menghormati kiranya menjadi pijakan dalam penggunaan internet atau media social. Budaya dan adat istiadat Masyarakat Sangihe menjadi kekuatan agar penggunaan internet dan media social sesuai peruntuhkan.

“ Seharusnya budaya kita atau kerarifan local menjadi pijakan dalam menggunakan Medsos agar tidak merugikan orang lain dan berdampak hukum, jika masyarakat pengguna Medsos mengedepankan semangat saling menghargai dan menghormati itu akan lebih baik. “  Touvan Pontoh berharap masyarakat lebih bijak menggunakan media social demi mendukung akselerasi program Pemerintah, dan mengedepankan sopan santun serta etika yang baik sehingga terhindar dari masalah hukum. (Ant)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00