Pangandaheng : Disituasi Saat ini, Anak Diperkenankan Bekerja Membantuh Orang Tua

KBRN, Tahuna : Pandemi Covid 19 berdampak luas bagi kehidupan manusia. Selain mengancam kesehatan, juga tuntutan ekonomi akan lebih mendesak. 

Dalam situasi ini, akan ada keluarga yang berada di bawah tekanan dan sangat mungkin untuk mempekerjakan anak demi bertahan hidup,"terang Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sangihe Dokta Pangandaheng belum lama ini.

Namun dengan alasan kemanusiaan, dimana ekonomi serba sulit apalagi disituasi pandemi covid 19, tidak dipersoalkan anak bekerja untuk membantuh memenuhi kebutuhan keluarga meski undang-undang jelas mengatur batasan usia pekerja produktif.

"Walaupun undang-undang nomor 13 tahun 2003 mengatur batasan usia pekerja produktif yaitu 17 sampai 60 tahun, tetapi karena alasan kemanusiaan apalagi disituasi ekonomi serba sulit seperti ini, maka anak diperbolehkan membantu orang tua untuk bekerja karena hukum yang tertinggi adalah keselamatan manusia,"jelasnya.

Lebih luas, yang harus dipahami dalam satu keluarga, orang tua dan anak saling kendukung. Dengan demikian, anak juga diwajibkan untuk bekerja membantuh orang tua namun ada batasannya.

"Jadi begini, didalam satu sikles kehidupan keluarga, orang tua dan anak saling mendukung. Dan ketika ada orang tua yang membutuhkan dukungan anak maka anak diperkenankan untuk bekerja meski dari segi usia belum masuk sebagai usia pekerja produktif,"tambahnya.

Prinsipnya, anak bekerja karena alasan kesinambungan kehidupan keluarga diperkenankan, namun sebatas membantuh usaha dari pada orang tua. Sedangkan, secara formal dalam sektor produksi dan industri tidak diperkenankan anak dibawah usia kerja bekerja pada sektor pablik atau sektor produksi yang melibatkan banyak orang. (AM)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00