Fadhillah : Covid Itu ada! 493 Perawat Gugur, Tak Mungkin Kami Sengaja Korbankan Mereka!!

KBRN, Tahuna : Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Harif Fadhillah S.Kp S.H, M.Kep, M.H mengatakan, beban kerja perawat makin berat di tengah lonjakan kasus Covid-19 di seluruh Indonesia termasuk di Sulawesi Utara didalamnya Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Harif mengatakan, situasi pandemi saat ini dapat dikategorikan darurat karena banyak rumah sakit khususnya di Pulau Jawa kesulitan untuk menampung pasien. Apalagi saat ini PPNI telah kehilangan 493 Perawat terbaik  karena terpapar dan meninggal dunia.

"diharapkan perawat di seluruh Indonesia tetap kuat menghadapi ini dan tentunya dukungan dari masyarakat untuk patuh prokes menjadi support bagi kami. Kami juga butuh relawan karena sekarang semua perawat mengeluh kelelahan dengan makin banyaknya pasien covid" Ujarnya

Sebagai salah satu bentuk penguatan bagi seluruh perawat di Indonesia secara organisasi PPNI  memberikan perlindungan hukum.

"Banyak perawat yang sudah jadi korban dari Covid 19 tolong dihargai kinerja mereka, bayangkan mereka dinas pakai APD lengkap 4 jam khusus daerah yang sdmnya memadai, jika di daerah seperti Sangihe bisa saja 7-8 jam. Jadi tolong masyarakat jangan ada lagi yang tidak percaya Covid karena kami tidak mungkin sengaja mengorbankan nakes. Saya tekanan jangan sampai ada perlakuan yang merugikan perawat kami akan proses hukum" Tutup Fadhillah

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00