Porawow : Perintis Tidak Beroperasi, KM Tampunganglawo Disiapkan Melayani Desa Pulau

KBRN, Tahuna    :    Kapal Perintis Sabuk Nusantara tidak beroperasi, masyarakat yang mendiami Desa Pulau terluar di Kabupaten Kepulauan Sangihe menjerit.

Hampir dua pekan Kapal Perintis Sabuk Nusantara tidak melayari pulau terluar di Kabupaten Kepulauan Sangihe.  Menurut Andris Kumonong salah satu tenaga pendidik di pulau Lipang, masyarakat yang tinggal di wilayah desa pulau terluar keperluan hidup sehari-hari sembako sangat bergantung dengan Kapal Perintis Sabuk Nusantara khususnya SANUS 109 yang melayari Kabupaten Kepulauan Sangihe.

“Benar Kami warga Desa pulau ketika Kapal Perintis tidak beroperasi hal ini sangat berdampak pada kebutuhan hidup terkait pemenuhan sembako dan bahan penting lainnya. Kami berharap Pemerintah segera mengatasi permasalahan ini.  “harap  Andris.

Kepala Dinas Perhubungan Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe Frans Porawow menyatakan, belum beroperasinya Kapal Perintis karena ada pembatasan pergerakan orang sesuai surat dari Kementrian Perhubungan RI terkait Pemberakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat/PPKM mikro. 

“Terkati hal ini Pemerintah Daerah melalui Dinas Perhubungan siap melayani distribusi sembako ke wilayah Desa pulau terluar menggunakan Kapal Milik Pemkab Sangihe KM Tampunganglawo. Camat Marore sudah ke kantor, langkah yang diambil Dinas Perhubungan siap melayani khusus mendistribusi sembako tinggal menunggu surat dari Camat. “tegas Frans Powawow.         

Frans Porawow menambahkan kebijkaan yang dilakukan Pemerintan Daerah melalui Dinas Perhubungan untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat wilayah desa pulau terait kebutuhan semkabo sambil tidak mengabaikan masyarakat yanag ada.   Kadis Perhubungan Sangihe Frans Porawow berharap masyarakat yang mendiami Desa pulau terluar di Kabupaten Kepulauan Sangihe bersabar.     [ALX]

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00