Cuaca Buruk Mengharuskan Kewapadaan Tinggi Masyarakat Perbatasan

KBRN, Tahuna : Dalam beberapa hari terakhir Hujan Lebat dan Angin Kencang disertai Badai melanda wilayah perbatasan Utara NKRI.

Cuaca extrime yang mengancam keberadaan masyarakat perbatasan ini terjadi sejak, Jumat (16/4/2021) setelah BMKG mengumumkan terjadinya perubahan Cuaca.

Kepala Unit Penyelenggaran Pelabuhan Kelas III Melonguane Jerusalem Melope Kepada media menyebutkan, berdasarkan prediksi BMKG cuaca extrim masih akan terjadi beberapa hari kedepan.

"Kecepatan Angin di wilayah Kepulauan talaud mencapai 8 hingga 20 Knot per jam. Ini menandakan Angin dan badai serta ombak masih berpeluang terjadi di wilayah laut Kabupaten kepulauan Talaud berdasarkan pantauan satelit dan prediksi BMKG,"jelas Melope

Terkait hal itu, Melope mintah agar masyarakat talaud yang berprofesi sebagai nelayan dan didaerah rawan bencana dapat meningkatkan kewaspadaan guna menghindari hal yang tidak dinginkan. 

Senada dikatakan Wakil Bupati Kepulauan Talaud Drs. Moktar Arunde Parapaga, dimana kewaspadaan tinggi masyarakat talaud Tinonda sampai Napombaru dipandang perlu. 

Sebaiknya, ungkap Wabup Parapaga, masyarakat talaud segera mencari tempat yang aman jika sudah ada anda tanda kemungkinan terjadi bencana alam akibat cuaca buruk.

"Dihimbau kepada seluruh masyarakat yang berdomisili dipinggiran pantai dan dilokasi rawan bencana terus meningkatkan kewaspadaan dan tetap berdoa agar terhindar dari bencana alam," Ujar Wakil Bupati Parapaga

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00