Hasil Swab Negatif, 12 Wartawan Klaten Merasa Plong

KBRN,Klaten: Kabar gembira datang dari belasan awak media di Klaten yang pada 17 September 2020 lalu menjalani skrining Swab Test Covid 19. Berdasarkan keterangan Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten, mereka dinyatakan negatif seluruhnya.

Kepala Dinas Kesehatan Cahyono Widodo melalui Kepala Bidang Pencegahan Penyakit  Anggit Budiarto  kepada wartawan,  menyampaikan apresiasi yang tinggi  kepada para awak media yang mau menjalani Skrining. Dia bersyukur seluruhnya mendapat hasil negatif.

Para wartawan  sebenarnya mempunyai aktivitas tinggi sehingga mempunyai tingkat resiko yang tinggi pula terhadap virus corona.   Skrining dinilai bermanfaat untuk mengetahui konidisi yang bersangkutan.

"Program skrining, saya ucapkan terimakasih kepada teman-temen media  yang dengan kesadarannya mempunyai aktivitas yang luar biasa, hiruk pikuk yang sangat tinggi  dan rela melakukan skrining untuk dilakukan pemeriksaan swab," ungkapnya Kepala Bidang Pencegahan Penyakit  Anggit Budiarto  kepada wartawan, Selasa (22/9/2020). 

Sekrining tersebut dinilai panting untuk mengetahui kondisi kesehatan yang bersangkutan.

"Sekrining sangat bermanfaat untuk semuanya  untuk mengetahui kondisi yang sebenarnya. Saya informasikan dari 12 awak media yang kemarin dilakukan pemerikaan hasilnya negatif," tandasnya. 

Anggit dalam kesempatan itu tetap meminta kepada awak media  untuk tetap menggunakan protokol kesehatan saat melakukan aktivitas.

Hasil negatif  itu membuat para wartawan  yang selama kurang lebih satu minggu, merasakan kebimbangan dan ketakutan, akhirnya merasa lega.

Epri salah seorang wartawan dari media cetak  mengaku senang luar biasa. Pasalnya, setelah menjalani swab, dirinya tidak berani tidur dirumah akan tetapi memilih tidur dikantor.

"Alhamdulillah hasilnya negatif, rasanya plong dan ringan. Selama menunggu hasil swab saya tidak berani tidur rumah  dan  hanya pulang ambil pakaian," katanya. 

Lain halnya yang dirasakan Sukamto, salah satu wartawan online ini terpaksa harus tidur menyendiri. Hal itu dilakukan demi keselamatan dan kenyamanan keluarga lainnya.

"Iya pak, rasanya plong sekarang. Kemarin  itu saya harus tidur terpisah dengan keluarga lainnya. Demi keamanan keluarga semuanya," tutur Sukamto. 

Sementara, dari perkembangan data kasus  terkonfirmasi positif di kabupaten Klaten per 22 September  2020, terjadi penambahan tiga kasus positif covid 19 dan empat pasien dinyatakan sembuh. Sehingga secara komulatif kasus terkonfimasi positif di klaten 591 orang, seratus 16 masih menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri, 453 sembuh dan 21 orang meninggal dunia. (Desk:arga)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00