Tidak Bermasker, Jadi Ketahuan Tidak Hafal Pancasila.

KBRN Surakarta : Ratusan masker, hand sanitizer dan vitamin dibagikan 60 personil Karyawan-karyawati Terminal Bus Tipe A Tirtonadi  Solo kepada pengguna  jalan menandai Peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2020. Koordinator Terminal Tirtonadi Joko Sutriyanto di sela-sela kegiatan kepada Wartawan Kamis (17/9/2020) menjelaskan, pembagian masker selain sebagai peringatan Harhubnas, juga sebagai dukungan pada Program  Pemerintah agar masyarakat patuh pada protokol kesehatan.

Joko Sutriyanto menyatakan, saat ini masih banyak pengendara sepeda motor yang tidak mau mematuhi protokol kesehatan, meski telah tahu melaksanakan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan memutus mata rantai penularan covid-19. Pihaknya mencontohkan, dalam 30 menit pertama digelarnya aksi, ada sepuluh pengendara terutama sepeda motor, tidak menggunakan masker. Para pengendara tidak bermasker tersebut dihentikan dan ditawarkan 3 pilihan, menyanyikan lagu kebangsaan,  menghafal Pancasila atau push up 5 kali. 

" Kami juga memberikan hukuman yang sifatnya tidak memberatkan, bagi masyarakat yang kedapatan tidak menggunakan masker, yakni dengan memberikan hukuman push up, atau menyanyikan lagu nasional atau menghafal Pancasila," katanya. 

Dua orang pengendara pria yang tidak bermasker memilih push up 5 kali, namun kemudian diberi masker, hand sanitizer dan vitamin, demikian pula seorang yang memilih menghafal Pancasila, meski  tidak mampu mengucapkan lima butir Pancasila secara utuh. Menurut Joko Sutriyanto, sanksi sosial bagi pengguna jalan yang tidak bermasker dengan hukuman yang sifatnya tidak memberatkan,  untuk mengingatkan masyarakat apabila keluar rumah harus menggunakan masker. (Desk : Dyah Supana)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00