Warga Klaten Diminta Tetap Disiplin Protokol Kesehatan, Perbub 40 Tahun 2020 Gencar Disosialisasikan

KBRN,Klaten : Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten  bersama  intansi terkait seperti halnya  Dinas Kesehatan dan juga Satpol PP  terus gencar melakukan sosialisasi Peraturan Bupati nomor 40 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalaian Penyebaran Virus corona di Kabupaten Klaten. Maksud diterbitkannya  Peraturan Bupati tersebut, dikarenakan masih banyak ditemukan  belum disiplin yang yang merata  tingkat masyarakat khususnya ditempat-tempat umum atau tingkat kedisiplinan masyarakat masih rendah.

Selain itu juga masih kurangnya tempat cuci tangan  ditempat umum  dan juga masih ditemui kerumunan masa.

"Maksud diterbitkannya peraturan bupati itu dikarenakan masih banyak hal , belum disiplin yang merata terutama ditempat-tempat umum Kediplinan masyarakat masih rendah," ungkap Kepala Bidang Kedauratan dan Logistik  BPBD Klaten Yuwana Haris kepada RRI, Kamis (10/9/2020), diruang kerjanya.

Sehingga, diperlukan pedoman untuk semua pihak  termasuk gugus tugas tingkat Kabupaten, tingkat Kecamatan maupun gugus tingkat Desa dalam penerapan disiplin masyarakat  tentang protokol kesehatan. Ditambahkan pula dengan kenyataan itu maka diperlukan keseragaman  dalam pendisplinan masyarakat  sehingga diperlukan sosialisasi Peraturan Bupati  tersebut.

Secara terpisah, Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Klaten Rabiman kepada RRI  mengatakan sekarang ini penerapan sanksi bagi pelaggar disiplin masker sudah semakin berat. Sebelumnya hanya penahanan KTP sementara namun  berdasarkan Peraturan Bupati nomor 40 itu penahanan KTP selama sepuluh hari ditambah harus melakukan sanksi sosial. Namun demikian ternyata masih banyak pula masyarakat yang belum disiplin  menggunakan masker ketika berada diluar urmah.

"Untuk kepatuhan masyarakat untuk wilayah kota sudah cukup baik/untuk ditingkat daerah masih banyak masyarakat yang tidak menggunakan masker," tegas Rabiman 

Dikatakan Rabiman, untuk memberikan pemahaman dan keseragaman  terutama dalam penerapan sanksi sosialisasi Peraturan Bupati itu terus dilakukan. (Desk:Arga)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00