Belasan Warga Terkonfirmasi Covid-19 Klaster Manahan Jalani Isolasi di RS

Ketua Pelaksana Satuan Tugas Covid-19 Solo Ahyani (kanan) bersama Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo saat memberikan keterangan pers.

KBRN, Surakarta: Kasus Covid-19 di Kota Solo sepekan terakhir kembali meningkat. Bahkan disebut-sebut muncul klaster baru dengan persebaran belasan kasus. 

Beberapa hari terakhir, pesan berantai melalui WhatsApp mengabarkan bahwa sebuah asrama di Manahan Solo ditutup sementara, hingga warga dilarang keluar masuk kawasan. Sebanyak 13 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari Klaster Manahan, di Kelurahan Manahan, Solo, dijemput rumah sakit untuk menjalani isolasi.

Ketua Pelaksana Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Solo, Ahyani mengatakan dari 13 orang yang dinyatakan positif Covid-19 semuanya ditarik ke rumah sakit untuk menjalani isolasi mandiri. "Ya hampir sebagian besar kondisinya sehat atau OTG," kata Ahyani di ruang kerjanya Kamis (3/9/2020).

Berdasarkan hasil tracing yang dilakukan Satgas Penanganan Covid-19, ada sekitar 70 orang yang berkontak dengan pasien positif Covid-19 tersebut. Mereka sudah di-swab semua tapi hasilnya belum keluar hasilnya. Sambil menunggu hasil swabnya keluar, terang dia, satu kawasan tempat di mana 13 orang terkonfirmasi positif Covid-19 itu tinggal ditutup sementara. "Semua kebutuhan logistik warga di sana kita siapkan," terangnya.

Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo saat dikonfirmasi terkait penutupan sementara kawasan Manahan enggan terbuka. Menurutnya ada instansi dalam penanganan Covid yang perlu dilindungi.

“Yang penting saya sampaikan ke bu Ning (DKK) yang terpapas itu siapa cepet ditindaklanjuti kalau memang perlu tindakan cepat segera dilakukan. Kalau klaster manahan diminta untuk tidak dikeluarkan itu,” jelasnya.

Kelurahan Manahan, di Solo, Jawa Tengah menjadi klaster baru dalam penularan virus corona. Hal ini diketahui setelah Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Solo merilis 18 jumlah kasus pada Senin (31/8/2020). 

Dari jumlah itu 13 orang berasal dari Manahan.  Berdasarkan data yang dirilis itu pula 13 orang positif dari Klaster Manahan merupakan hasil tracing dari pasien meninggal dunia akibat Covid-19, yakni seorang laki-laki 34 tahun yang riwayat penyakit penyerta. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00