BPBD Klaten Telah Droping Ratusan Tangki Air Bersih Ke Lereng Merapi

KBRN, Klaten: Ratusan Kepala Keluarga (KK) di Desa Kendalsari Kabupaten Klaten, kini harus mengeluarkan  biaya tambahan untuk pemenuhan kebutuhan air bersih. Seperti tahun sebelumnya setiap musim kemarau warga diwilayah itu  mengalami persoalan air bersih baik untuk kebutuhan sehari-hari, seperti makan minum, mandi dan juga untuk kebutuhan ternak –ternak mereka.

Kepala Desa Kendalsari Supadi kepada wartawan mengatakan untuk memenuhi kebutuhan  akan air tersebut warga diwilayahnya  yang tidak mempunyai cadangan keuangan juga menjual kayu ataupun ternak mereka hanya untuk membeli air. 

"Warga kami sudah dua bulan ini  membeli air. Ada yang jual kayu ada yang jual kambing, kalau sapi belum mendengar. Penghasilan warga pada musim kemarau sekarang ini Cuma pas-pasan," ungkap Kades Kendalsari Supadi, Kamis (13/8/2020).

Diwilayah itu, mata pencaharian sebagian besar adalah sebagai buruh dan penambang pasir sehingga saat musim kemarau seperti sekarang ini menjadi beban  tersendiri. Harga air  bersih  membeli air dengan harga rata-rata 170-200 ribu pertengki.

 "Yang terdampak masih satu Kadus, Sepuluh RT  4 RW, wilayah Trayu, kembangbenener, dan Kali gentong 500 KK," tambahnya. 

Ditambahkan, bantuan air BPBD juga sudah dilakukan diwilayah itu namun  belum maksimal.

Sedangkan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten Yuwana Haris  kepada  RRI mengatakan pihaknya sudah menyalurkan bantuan air diwilayah lereng merapi sebanyak 222 tengki untuk dua Kecamatan yakni Kemalang dan Kecamatan Jatinom.

"Dua ratus 22 tengki itu terbagi untuk dua kecamatan kemalang, untuk tujuh Desa teralokasikan 175 tengki dan kecamatan jatinom 47 tengki," kata Yuwana Haris.

Haris menambahkan untuk di Kecamatan Kemalang sudah didistribusikan di lima desa masing-masing desa Sidorejo, Tegalmulyo, Kendalsari,Tlogowatu dan desa  Tangkil. Sedangkan untuk di Kecamatan Jatinom  dua desa yakni Bandungan dan Temuireng. (Desk: Arga)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00