Sosialisasi Bahaya Merapi, Pemdes Sidorejo Klaten Datangkan BPPTKG

Sosialisasi Bahaya Gunung Merapi di Desa Sidorejo Kemalang Klaten oleh BPPTKG Yogyakarta.

KBRN, Klaten: Gunung Merapi yang terletak di perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah  hingga kini masih menunjukkan aktivitasnya dan masih pada level waspada. Sedangkan ancaman guguran lava masih kearah selatan yakni Kabupaten Sleman dan Kabupaten Klaten.

Staf Ahli Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teleologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta Dewi Sri berharap agar masyarakat tetap waspada terutama terhadap mereka yang tinggal di KRB tiga.

"Merapi sebetulnya sama dari 2018 tepatnya 21 Mei 2018 sampai hari  ini (15/7/2020) tingkat aktivitasnya masih waspada. Waspada disini tentu bukan normal akan tetapi masing sering terjadi letusan," ungkapnya kepada wartawan, seusai sosialisasi perkembangan Gunung Merapi kepada warga Desa Sidorejo Kemalang Klaten.

Pihaknya bekerja sama dengan pemerintah desa terutama desa -desa yang diperkirakan berdekatan dengan Kawasan Rawan Bencana (KRB) tiga terus menyampaikan informasi kepada masyarakat. Harapnnya perkembangan Gunung Merapi dapat dimengerti dan dipahami oleh masyarakat. 

Sedangkan Kepala Desa Sidorejo Kemalang Klaten Gatot kepada wartawan mengatakan, sosialisasi bahaya Merapi tersebut atas prakarsa Desa Sidorejo. Dengan adanya keterangan langsung dari ahlinya masyarakat akan semakin paham tentang kondisi merapi sekarang. Termasuk kemungkinan melakukan langkah-langkah selanjutnya.

"Kita pinginnya memberikan edukasi pemahaman informasi yang jelas dari ahlinya langsung dan tidak menduga -duga," kata Gatot. 

Pemerintah desa kini juga sedang melakukan pendataan sebagai bentuk kesiap siagaan. Pendataan yang dilakukan antara lain tentang jumlah warga termasuk para lansia, jumlah ternak,  jalur evakuasi dan juga armadanya.  Adam Sutanto

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00