Kontak Pasien Covid-19 di Tempat Hajatan, Puluhan Warga di Wonosegoro Dirapid

Petugas medis DKK Boyolali melakukan Rapid Test terhadap warga Kecamatan Wonosegoro.

KBRN, Boyolali: Puluhan warga di D dua desa di Kecamatan Wonosegoro dites cepat Corona Virus Disease (Covid-19) atau Rapid Test. Keduanya adalah Desa Guwo dan Desa Bandung.

Rapid tersebut dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boyolali setelah dilakukan pelacakan terhadap kontak pasien positif Covid-19 di wilayah kecamatan setempat.

Kepala Seksi (Kasi) Surveilans dan Imunisasi Dinkes Kabupaten Boyolali, Teguh Tri Kuncoro memyampaikan, saat ini terdapat dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang berasal dari Kecamatan Wonosegoro. 

Pasien dengan register 058 berinisial SA telah dilakukan pelacakan dan mendapatkan 59 orang yang telah berkontak dengan pasien. Angka tersebut didapatkan setelah pasien usai melakukan perjalanan dari Jakarta yang kemudian menghadiri hajatan pernikahan keluarga.

"Dari tracking yang dilakukan dari penderita positif SA register 058, setelah kita lakukan tracking kita temukan sebanyak 59 orang kontak..Yang hari ini kita lakukan tindak lanjut yakni dengan rapid test di Balai Desa Bandung," ungkap Teguh di sela kegiatan pada Senin (29/6/2020).

Selain SA, ada pula pasien berisinisial SY dengan register 062 yang positif Covid-19 di Kecamatan Wonosegoro. Di dapat 14 orang kontak erat pasien di Desa Guwo hasil pelacakan yang dilakukan Dinkes Kabupaten Boyolali.

Dari tracking terhadap penderita SY register 062 yaitu sebanyak 14 orang kontak yang juga kita lakukan rapid test..Pihaknya juga menjelaskan bahwa di Desa Guwo juga ada satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang meninggal. 

Jenazah kemudian dimakamkan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19 dan telah menemukan lima orang yang telah kontak dengan pasien. Setelah mengambil spesimen dari warga kontak erat, kemudian akan diuji Puskesmas setempat. 

"Dari hasilnya diketahui sebanyak tiga orang dari Desa Bandung yang dinyatakan reaktif. Pemeriksaan spesimen sudah selesai dilaksanakan pada pukul 12.15 WIB dengan hasil tiga orang dinyatakan reaktif,” jelasnya.

Sehingga perlu dilakukan koordinasi dengan rumah sakit darurat (RSD) Covid-19 Boyolali untuk pemeriksaan laboratorium polymerase chain reaction (PCR). Kisno

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00