DKK Kembali Rapid Test Pedagang Pasar, Hasil Swab Nakes Belum Keluar

DKK Surakarta melakukan Rapid Test terhadap orang dengan risiko tinggi terhadap penurunan Covid-19.

KBRN,Surakarta: Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta akan kembali melakukan Rapid Test di Pasar Tradisional dan Pasar modern. DKK ingin melakukan skrining terhadap warga pasar paska lebaran Idhul Fitri.

Rapid Test kembali dilakukan kendati sebelum lebaran Pemkot Surakarta juga sudah melakukan tes di pusat perekonomian masyarakat. Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta dr. Siti Wahyuningsih mengatakan, seminggu habis lebaran akan melakukan Rapid Test lagi di pasar tradisional dan modern secara sampel. 

Menurutnya rapid test harus dilakukan mengingat pusat perekonomian masyarakat itu ramai dikunjungi warga menjelang lebaran. 

"Saya berpikir kalau dia terpapar saat rutinitas lebaran saya mendeteksi. Makannya sudah mendeteksi," kata Ning.

Selain menyasar pedagang pasar, pihaknya juga akan melakukan tes di Pasar Burung Depok, serta ibu hamil dengan risiko tinggi. Menurutnya untuk Rapid Test massal ini ditargetkan mencapai 1600 orang. 

Ning menyampaikan juga sudah melakukan Rapid tidak terhadap sekitar 550 tenaga kesehatan, meliputi di Puskesmas 350 orang, dan RS milik Pemkot 200 nakes. "Hasil sementara yang dilaporkan reaktif 8 orang lima di antaranya sudah dilanjutkan swab test, namun hasilnya belum diketahui," ujarnya.

Sementara itu Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surakarta Ir Ahyani menyampaikan, jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 sampai Kamis sore tetap 33 orang. 

"Pasien 33, Dirawat 7 dan 22 sembuh. PDP 199 + 1 dirawat 13 sembuh 156 meninggal 30 orang," ungkapnya.

Ahyani juga mengatakan, mulai Jumat 29 Mei rumah karantina Grha Wisata Niaga tidak menerima pemudik. Sekitar 40 an orang yang masih di Grha Wisata akan melanjutkan karantina di nDalem Joyokusuman Solo sampai tuntas 14 hari.

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00