Sebulan Berjalan, Dapur Umum Kodim dan Polres Klaten Ditutup Sementara

Dandim Klaten Letkol Minarso saat memberikan keterangan pers di Monumen Lindu Gede.

KBRN, Klaten: Dapur umum yang diririkan jajaran Kodim Klaten dan Polres Klaten bersama relawan yang berlangsung sejak awal bulan puasa lalu, kini sementara ditutup. Penutupan dilakukan sambil menunggu perkembangan covid 19 di Kabupaten Klaten.

Dandim Klaten Letkol Minarso kepada RRI mengatakan program pendirian dapur umum tersebut adalah untuk membantu masyarakat tidak mampu atau yang terdampak covid 19. Selama satu bulan berdirinya dapur umum itu telah disalurkan nasi bungkus kurang lebih lima ribu bungkus.

"Dapur umum sudah berlangsung satu bulan.Sudah disalurkan 5000 bungkus nasi bungkus. Ini untuk sementara dapur umum kita tutup sambil menunggu perkembangan covid 19," ungkap Dandim Klaten Letkol Minarso kepada RRI hari Rabu (27/5/2020).

Kegiatan dapur umum yang selama ini belangsung di Mohammadiyah Disaster Management Canter jalan ring rood Mojayan Klaten itu dihentikan sementara. Bila meningkat dan dibutuhkan lagi , dapur umum akan dibuka kembali.

"Cadangan logistik masih ada antara lain beras mie instan dan juga minyak, " imbuh Dandim 

Letkol Minarso berharap jika masyarakat ada yang masih akan membantu, posko masih dibuka di Kodim klaten.

Sedangkan salah seorang relawan Arif kepada RRI mengatakan sejauh ini program dapur unum dengan bantuan nasi bungkus tersebut dinilai sangat membantu masyarakat kurang mampu. Nasi bungkus tersebut juga dibagikan kepada daerah-daerah di zona merah.

"Cukup bermanfaat bagi masyarakat tidak mampu terutam warga terdampak covid 19," kata Arif. 

Untuk mengolah masakan di dapur umum melibatkan semua pihak baik unsur TNI termasuk Kowad, Polisi termasuk Polwan dan relawan. Adam Sutanto

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00