Geram Lihat Warga Tak Bermasker, Kades Ringinlarik Ancam Tutup Pasar Pengkol

Masyarakat tak memakai masker saat berkunjung ke pasar tradisional
Imbauan bermasker belum dipatuhi warga pasar.

KBRN,Boyolali: Kepala Desa Ringin Larik, Kecamatan Musuk Boyolali Nanik Hariyani, merasa geram melihat warga beraktivitas di pasar tradisional tak mengindahkan protokol kesehatan. Dia mengancam akan menutup Pasar Pengkol atau Kebon Luwak yang berada di desanya.

"Karena banyak pedagang dan pembeli tanpa memakai maker. Ini melanggar protokol kesehatan  yang bisa menyebarkan virus corona," tegas Nanik Hariyani kepada wartawan, Sabtu (23/5/2020). 

Pantauan RRI Sabtu 23 Mei 2020 pagi, merupakan hari pasaran wage. Sehingga kondisi pasar sangat rame sekali. Apalagi menjelang perayaan Lebaran Idhul Fitri. Masyarakat berbelanja untuk kebutuhan hari raya. 

Hanya yang disayangkan, masih banyak para pedagang juga para pembeli belum mengindahkan protokol kesehatan. Mereka tidak memakai masker, selain itu juga banyak bergerombol, orang dengan jumlah banyak.

"Langkah yang kami lakukan mengajak Babinkantibmas Polsek Musuk dan Babinsa Koramil Musuk, untuk memberikan sosialisasi kepada pedagang dan pembeli agar memakai masker," ungkap Nanik Haryani.

Selain itu pihaknya juga membagi masker kepada warga pasar yang belum memakai masker. Pihaknya meminta kesadaran masyarakat untuk mengindahkan protokol kesehatan dengan selalu memakai masker dalam beraktivitas di luar rumah. "Selalu pakai masker, untuk memutuskan penyebaran virus Corona."

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00