FOKUS: #TANGGAP BENCANA

Drainase Kreteg Abang Solo Ambrol, Tergerus Aliran Kali Anyar

Drainase di samping kretek Abang Bibis ambrol tergerus banjir Kali Anyar.

KBRN, Surakarta: Saluran drainase di samping pondasi Kreteg (Jembatan) Abang Bibis Kulon Solo ambrol. Ambrolnya saluran air itu diduga dipicu derasnya aliran Kali Anyar. 

Drainase itu dibangun bersamaan dengan pembangunan jembatan yang melintang di Sungai Anyar itu.

Kerusakan drainase itu terletak di sisi selatan Kali Anyar dan barat Kreteg Abang. Panjang titik kerusakan saluran berkisar lima meter. Akibat kerusakan itu, sebagian dari air yang mengalir melalui saluran langsung meresap ke dinding talud.

Bambang Sudarsono, warga RT 3 RW 17 Kelurahan Gilingan yang tinggal di dekat lokasi menyampaikan, ambrolnya drainase terjadi beberapa kali. Lantaran belum ada penanganan dari instansi terkait, kerusakan drainase itu bertambah parah. 

"Sekarang ya sudah ambrol semua. Pertama sudah dua minggu yang lalu. Waktu itu baru ambrol sedikit di sisi selatan," ungkapnya saat dikonfirmasi wartawan, Senin (24/1/2022).

Sedangkan Prayogo, warga lainnya mengatakan sejak beberapa hari terakhir arus air Kali Anyar semakin deras karena intensitas hujan di Solo Raya. Selama ini drainase tersebut berfungsi sebagai saluran pembuangan air dari kawasan di sebelah selatan Kreteg Abang.

"Mungkin saja itu yang jadi penyebab parahnya kerusakan saluran tersebut," kata dia.

Menurutnya, di sekitar jembatan tersebut terdapat empat drainase. Tapi air yang mengalir lewat drainase yang rusak itu memang paling kencang, dibanding tiga saluran lainnya. "Sekarang alirannya tambah kencang karena musim hujan," terangnya.

Saat dikonfirmasi perihal kerusakan drainase itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Surakarta Nur Basuki berjanji untuk mengeceknya.

"Nanti dilihat dulu seperti apa kerusakannya, sebelum memutuskan langkah penanganan," jelasnya melalui sambungan telepon.

Sementara itu Kabid Bina Marga DPUPR Joko Supriyanto menerangkan, saluran tersebut dibangun bersamaan dengan pendirian Kreteg Abang pada 2018-2019. Meski demikian menurut Joko, kerusakan drainase tidak berpengaruh banyak terhadap konstruksi jembatan.

"Drainase itu menempel di sisi jembatan. Pondasi jembatan juga ada strukturnya sendiri. Kalau memang rusak, ya itu jadi tanggung jawab Pemkot karena masa pemeliharaan sudah habis," ujar dia. MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar