FOKUS: #TANGGAP BENCANA

Dua Bangunan Longsor, 14 Jiwa Warga Solo Mengungsi

KBRN Surakarta: Dua bangunan rumah di RT 002 RW 002 Kelurahan Pajang Kecamatan, Laweyan, Solo ambrol, Minggu (23/1/2022). Longsor diduga karena fondasi tak kuat menahan arus Kali Jenes Solo. 

Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Namun 14 penghuninya terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman. 

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Surakarta Nico Agus Putranto mengatakan, mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, 4 keluarga yang terdiri dari 14 orang di dua bangunan runtuh itu diungsikan ke tempat yang lebih aman. Evakuasi terhadap barang-barang juga sudah selesai dilakukan petugas di lapangan. 

"Ada rumah saudara mereka di dekat lokasi, yang lebih aman, sementara para korban mengungsi ke tempat sana," terang Nico saat dikonfirmasi RRI, Senin (24/1/2022).

Sedangkan untuk tindak lanjutnya menurut Nico, warga dan relawan telah melakukan gotong royong untuk membuat talud darurat sembari menunggu penanganan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo.

"Tindak lanjut tadi pagi sudah kita bersihkan puing puing itu kita naikkan untuk mencegah longsor. Dan besok akan dipasang karung pasir dari DPU," ujarnya.

Terpisah Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan bahwa korban bencana alam itu kini sudah ditangani. Dipastikan juga akan mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota Surakarta. "Iya sudah mengungsi. Pasti kita bantu ya, tenang saja," ujarnya di Balaikota Senin siang.

Gibran mengingatkan warga agar waspada terhadap cuaca buruk pada tahun ini yang berpotensi banjir. Warga yang tinggal di bantaran anak sungai Bengawan Solo harus lebih waspada. "Kita konsen banjir ya. Dua bulan ke depan hujan masih tinggi berpotensi banjir."

Untuk diketahui setelah diterjang banjir Sungai Jenes pada Jumat malam dua rumah ditepi sungai tersebut ambrol pada Minggu siang. Satu diantara rumah yang ambrol tersebut mengalami kerusakan parah. Rumah itu dihuni 3 keluarga. Lalu 1 rumah yang dihuni 1 keluarga di sampingnya, ikut rusak, walaupun tidak separah rumah pertama. MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar