FOKUS: #TANGGAP BENCANA

Boyolali Hujan Deras dan Lama, Solo Dapat Kiriman Banjir, Warga Dievakuasi

KBRN, Surakarta: Hujan dengan intensitas cukup tinggi terjadi di wilayah Solo Raya mengakibatkan sungai Jenes dan Sungai Premulung yang mengalir di Kota Solo meluap, Jumat (21/1/2022). Luapan anak sungai Bengawan Solo itu hingga ke permukiman penduduk yang tinggal di bantaran sungai tersebut. 

Akibatnya sejumlah kepala keluarga harus dievakuasi dengan perahu karet oleh para relawan. Tak hanya menggenangi pemukiman warga, banjir juga meluap hingga ke Pasar Jongke. 

Bahkan akibat banjir kiriman dari Wilayah Boyolali ini jalan Radjiman dan jalan Batik Keris sempat ditutup karena jalan tergenangi air. Kondisi ini disampaikan Antok salah seorang relawan Kota Solo, Jum'at (21/1/2022) malam.

"Pukul 21.22 WIB kondisi sungai Jenes Bumi Laweyan sudah meluap kiriman dari Boyolali yang sejak siang tadi terpantau hujan deras. Pertigaan Baron sudah ditutup karena depan pom bensin Laweyan susah tidak bisa dilewati air meluap ke jalan raya. Dari Sabar Motor ke selatan juga ketinggian hampir satu meter," terangnya.

Dikonfirmasi Kepala Pelaksana Harian BPBD Surakarta Nico Agus Putranto menyampaikan, banjir memang disebabkan kondisi hujan Solo hampir merata dengan intensitas tinggi. Selain itu pantauan dari Pusdalops Boyolali juga hujan lebat sehingga pada hari ini terjadi genangan. 

Dampak luapan sungai ke permukiman warga ada sejumlah KK yang dilakukan evakuasi oleh relawan seperti di Wilayah Panjang RT 1/14 Kecamatan Laweyan. Selain itu sejumlah KK di wilayah Kecamatan Serengan juga di evakuasi.

"Selain pajang ini kita inventaris di evakuasi pajang RT 1/14 ada beberapa warga dievakuasi ke balai ada dari Serengan. Kami akan carikan tempat evakuasi," kata Nico.

Menurut Nico, pemukiman penduduk banyak terdampak adalah rumah warga ada di bantaran dekat dengan Sungai. Hampir semua warga yang tinggal di bantaran Jenes mulai dari barat sampai Serengan masih terdampak. 

"Banjir di Solo salahsatunya juga karena intensitas hujan yang lebat di Solo dan juga ada pengiriman debit air dari Boyolali," sambung dia.

Sementara untuk kondisi Bengawan Solo menurut Nico justru masih aman, karena level air masih dalam kondisi siaga normal. "Bengawan sampai saat ini normal kemarin naik normal tapi hari ini normal." MI

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar