Tambah Imun, Perguruan Pencak Silat Beri Pelatihan Pernapasan Pasien Isoter

KBRN, Klaten: Kurang lebih 66 orang terkonfirmasi positif covid-19 yang kini berada di tempat isolasi terpusat Gedung Olah Raga (GOR) Gelar Sena Klaten mendapatkan senam pernapasan dari salah satu perguruan silat di Kabupaten Klaten. Pelatihan pernapasan bagi warga isolasi terpusat itu dalam upaya meningkatkan kesehatan mereka dan menghilangkan kejenuhan.

Ketua Ikatan Pencak silat Kabupaten (IPSI) Klaten Monch Nasir  kepada RRI mengatakan tujuan senam pernapasan  itu agar para pasien isolasi terpusat itu  tidak merasa jenuh  terkait dengan aktivitas sehari-hari.

“Senam pernapasan Merpati Putih tujuannya adalah agar para pasien isolasi terpusat di GOR ini bisa mengadakan kegiatan agar tidak jenuh terkait aktivitas sehari hari. Selain senam fisik kita juga latihan pernapasan,” ungkap Moch Nasir kepada wartawan hari Rabu (4/8/2021).

Selain itu juga kegiatan senam pernapasan itu dapat meningkatkan  imun pasien sehingga dapat mempercepat proses kesembuhan. Pelatihan olah nafas  untuk mencegah gangguan pernapasan.

Dia menambahkan kegiatan pelatihan senam pernapasan oleh beladiri tangan kosong Merpati Putih itu tidak hanya dilakukan di Klaten tetapi juga di Asrama Haji Donohudan, Jawa Barat, dan Jawa Timur.

" Kegiatan seperti itu merupakan bentuk pengabdian," katanya. 

Salah seorang instruktur Suprianto mengatakan pelatihan pernapasan  tersebut akan memberikan manfaat yakni  peredaran darah akan semakin lancar. Latihan pernapasan itu diharapkan dapat menyembuhkan diri sendiri.

“Kita dapat tugas  dari Satgas penanganan covid-19 kabupaten Klaten untuk membantu kegiatan olah tata pernapasan untuk penguatan imunitas bagi pasien terkonfirmasi covid-19 yang melaksanakan isolasi terpusat di GOR Gelar Sena,” katanya.

Untuk memberikan hiburan  kepada warga isolasi terpusat di GOR Gelar Sena Klaten Pemerintah Kabupaten Klaten juga telah memberikan beberapa sarana olah raga yang dapat digunakan  oleh para pasien seperti lapangan tenis meja, catur dan karambol. 

(Adam Sutanto/WW)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00