Keren! Balaikota Surakarta Bakal Dilengkapi Mesin Sterilisasi Otomatis Buatan Korea

KBRN, Surakarta: Pemerintah Kota Surakarta akan mendapat sebuah mesin sterilisasi berbentuk gate bagi tamu yang akan masuk ke lingkungan pemkot dari perusahaan PT Daehyun DNC, asal Korea Selatan. 

Sabila Dwi Yusrina, Asisten Sekretaris PT Daehyun DNC mengatakan, selain sebagai alat sterilisasi, perangkat itu juga dapat mendeteksi keberadaan virus corona di tubuh.

"Bentuknya seperti gate, jadi tamu yang masuk ke pemerintah kota Solo bisa steril dan bisa mendeteksi juga positif atau negatif (covid)," ungkapnya saat ditemui RRI, Rabu (23/06/21).

Sehingga jika orang yang melewatinya terindikasi terdapat virus, nanti alat langsung otomatis menyemburkan udara yang sudah direaksikan kimia dengan cahaya (photocatalyst).

"Mesin Photocatalyst namanya, jadi mesin untuk sterilisasi. Dia gak ada semprotan air atau bahan kimia, (hanya) dari cahaya, sama angin. Cahayanya biasa, tapi kita pake reaksi Photocatalyst namanya, jadi dari cahaya biasa, bukan sinar UV atau apa, yang direaksikan dengan udara," jelasnya.

Harapannya, tamu yang masuk ke lingkungan Pemerintah Kota Solo dapat steril dan selaian menurinkan penyebaran Covid di Indonesia . “Dalam rangka pencegahan covid juga,” katanya.

Sementara Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa menyampaikan pada langkah awal pemberian alat sterilisasi tersebut sebagai percontohan di lingkungan pemkot dalam pendeteksian virus corona secara cepat.

"Itu dalam rangka mendeteksi virus corona. Kalo ini untuk virus yang di baju maupun di visik saya. Jadi kalo saya positif itu lampu nggak nyala, berarti saya positif. Tetapi kalo bajunya ini ada virus atau bakteri, maka ada alatnya yang nyemprot. Memberi contoh dulu, supaya besok-besok itu kalo kita butuh (beli)," jelasnya.

Serta Teguh mengharapkan kedepan pada alat itu dapat memunculkan  surat keterangan  digunakan sebagai bukti  berpergian. 

“Hanya kalo kita berpergian, tadi saya ngomong, ini keluar nggak struknya? kalo struk keluar, maka ini isoh nggo sangu lunga.” pungkasnya.

Nantinya alat sterilisaasi senilai sekitar 450 juta rupiah tersebut akan ditempatkan di lokasi pintu masuk ke loby ruang wali kota. saat ini alat  masih dalam proses perijinan barang di kepabeanan guna mendapatkan surat pengantar untuk segera dikirim ke solo.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00