Angka Kematian Akibat Terpapar Covid Di Klaten Tinggi

KBRN, Klaten: Kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Klaten terus mengalami peningkatan dan mengharuskan wilayah ini menjadi zona merah covid. Tidak hanya persoalan tingginya kasus  yang terpapar covid, akan tetapi juga tingginya  kasus meninggal dunia akibat covid.

Tim ahli Penanganan Covid 19 Kabupaten Klaten Ronny Roekminto  membenarkan angka kematian  karena covid di Klaten cukup tinggi. Ia menyebut secara prosentasi  sebesar 6,2 % jauh lebih tinggi angka nasional sekitar dua %.

Kasus meninggal dunia itu tidak semuanya warga Klaten saja akan tetapi orang Klaten yang tinggal di luar Klaten.

“Angka kematian  di Klaten tinggi 6,2 % sedangkan nasional sekitar  2 %. Seperti yang sekarang kita lihat kematian tidak semua warga Klaten  yang berada di luar tapi minta dimakamkan di Klaten.Orang Klaten tapi sudah mboro (merantau)," tambah Ronny Roekminto kepada wartawan Selasa (22/6/2021) selesai mengikuti rapat koordinasi  di komplek Pemda Klaten

Adanya  warga dari  luar  tersebut yang membuat angka kematian di Klaten cukup tinggi.

"Kasus kematian  pada 21 Juni mencapai 20 orang sedangkan pada 22 Juni kurang lebih 18 orang," tambahnya.

Sebagian besar dari jumlah kasus meninggal di Kabupaten Klaten itu karena comorbit.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten Cahyono Widodo mengungkapkan dari jumlah kasus yang meninggal dunia itu 65 % karena comorbit dan tanpa comorbit ada sekitar 35 %..

“Dengan kondisi itu kita semua harus waspada. Kadang-kadang  warga masyarakat merasa karena tidak comorbit senang karena angka kematiannya yang comorbit aja, namun berdasarkan data angka kematian tanpa comorbit masih tinggi,” kata Cahyono Widodo.

Ketika disinggung  tingkat usia paling besar  dari katagori lansia.Cahyono Widodo menyebutkan  berdasarkan data per 21 Juni  secara akumulatif  kasus terkonfirmasi positif  di kabupaten Klaten mencapai  lebih dari 10.600 kasus.Dari jumlah itu 1.094 orang menjalani perawatan di rumah sakit atau isolasi mandiri, 8.903 sembuh dan  668 meninggal dunia.

( Adam Sutanto / WW)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00