Imam Masjid Positif Covid, Dua Masjid Di Manisrenggo Ditutup Sementara

KBRN, Klaten: Seorang tokoh agama yang juga imam Masjid di desa Sapen kecamatan Manisrenggo Kabupaten Klaten dinyatakan terkonfirmasi positif covid 19. Hal itu diketahui setelah yang bersangkutan menjalani swab antigen dengan hasil  positif,  karena sebelumnya mengalami hilang rasa.

Camat Manisrenggo Raharjo Budi mengaku setelah ditracing  terhadap  mereka yang  kontak langsung dan dikmtemukan sebanyak 16 orang baik keluarga maupun jamaah Masjid. Setelah dilakukan swab PCR hasilnya sebanyak lima orang  dinyatakan positif per Kamis 22 April 2021, yang seluruhnya anak dari pria berinisial T tersebut.

"Informasi terakhir di Desa Sapen  yang di swab PCR ada 16 itu ternyata yang lima positif itu ternyata putranya imam. Adapun istrinya justru malah negatif,” ungkap Camat Manisrenggo Raharjo Budi kepada RRI, Kamis (22/4/2021).

Raharjo Budi menambahkan imam T  pada hari Minggu (18/4/2021) juga sempat mengikuti gotong royong pembangunan masjid di Desa yang berbeda. Setelah dilakukan pendataan yang pernah kontak langsung dengan T saat bergotong royong itu setelah diambil sampel acak dan dilakukan swab hasilnya negatif.

Sedangkan salah seorang staf desa Sapen Galih juga membenarkan adanya penambahan lima terkonfirmasi potiif itu yang seluruhnya anak dari T. Akibatnya dua Masjid di wilayah itu dilakukan penutupan  selama tiga hari untuk keperluan sterilisasi.

“Satu keluarga di Pak T itu positif tertanggal mulai hari ini. Langkah pertama dari Balai Desa menutup dua masjid  yakni Attaqwa  dan Masjid Arrohman. Penutupan selama tiga hari untuk sterilisasi,” kata Galih.

Ketika ditanya penutupan terhadap Masjid Arrohman ,  menurut  Galih karena salah satu putra dari T itu pernah menjadi Imam Taraweh  di masjid tersebut.

Gugus tugas Desa Sapen juga telah melakukan upaya  sterilisasi salah satunya dengan menyemprot desinfektan terhadap kedua masjid itu.

( Adam Sutanto/WW)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00