Nengok Orang Sakit, Belasan Warga Ngendegan Pandas Klaten Kena Covid

KBRN,Klaten: Belasan warta kampung Ngendegan Desa Pandes Kecamatan Wedi Kabupaten Klaten terpapar covid 19. Sehingga kampung tersebut harus dilakukan pembatasan aktivitas  dengan memasang portal untuk menutup gang masuk.

Salah seorang warga Bagas Pratondo mengatakan penutupan gang kampung itu dilakukan untuk  pencegahan penyebaran covid-19 terutama warga yang berasal dari luar  kampung. Penutupan itu itu dilakukan berdasarkan kesepatakan gugus kampung dan desa.

“Di Kampung sendiri di RT 31 sudah melakukan penututupan jalan akses  kampung dan ini sesuai kesepakatan gugus kampung dan Kalurahan. Penutupan masih menunggu perkembangan sepuluh hari kedepan," ungkap warga Ngendegan Bagas Pratondo kepada RRI Kamis (15/4/2021).

Dia juga menambahkan dari perkembangan kasus itu masih ada penambahan enam warga yang dilakukan swab.

"Semoga seluruhnya negatif sehingga tidak terjadi penambahan yang positif, "harapnya.

Sedangkan Kepala Desa Pandes Heru Purnomo menjelaskan perkembangan terakhir kasus covid di Kampung Ngedegan sebanyak 13 masih menjalani isolasi mandiri. Tiga orang lainnya dirawat di rumah sakit.

"Untuk yang melakukan isolasi mandiri seluruhnya dalam kondisi baik sedangkan dari tiga orang yang dirawat di rumah sakit satu orang diantaranya sudah mendapatkan donor plasma dan dua lainnya masih menunggu keterangan dokter, " kata Kepala Desa Pandas Heru Purnomo kepada wartawan.

Begitu juga untuk memenuhi kebutuhan logisitik bagi warga yang menjalani isolasi sudah tercukupi.

“Informasi terakhir yang melakukan isolasi mandiri baik, terus kondisi pasien yang dirawat atas nama SR sudah dapat donor plasma.Terus kondisi logistik kami sudah jalan,” ungkap Heru Purnomo.

Dia juga menambahkan dari kasus terkonfirmasi positif di kampung itu satu diantaranya meninggal dunia. Disebutkan pula  terjadinya kasus di kampung tersebut lantaran sebelumnya ada warga yang  sakit  kemudian warga menjenguk.

" Karena tidak kunjung sembuh  kemudian yang bersangkutan dibawa di rumah sakit  dan meninggal dunia. Setelah itu baru diketahui yang meninggal tersebut dinyatakan positif  sehingga dilakukan tracing  sebanyak 34 orang, "pungkasnya.

(Adam Sutanto/WW)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00