Film Lawas Hasil Restorasi, Diperontonkan di Kampus ISI Solo

KBRN, Surakarta : Pemutaran Film hasil restorasi Direktorat perfilman  yang berjudul “Kereta Api Terakhir” karya Mochtar Soemodimedjo digedung empat kompleks Kampus 2 Institut Seni Indonesia Surakara. Penayangan film yang dirilis tahun 80-an tersebut mewarnai acara Sosialisasi Arsip Film Hasil Restorasi.

Perwakilan Direktorat film musik dan media baru, KementrianPendiakan dan Kebudayaan, Kepala kelompok kerja media baru dan arsip Tubagus Adre Sukmana menjelaskan, Pihaknya berupaya mensosialisasikan produk budaya yang menjadi warisan budaya untuk generasi penerus. Film tersebut ditayangkan karena  mempunyai nilai pengetahuan dan  ketrampilan.

Tubagus yang juga Kepala kelompok kerja media baru dan arsip tersebut lebi lanjut mengatakan,  Bukan hanya dalam proses pembuatan film namun upaya untuk perlindungan dan pelestarian supaya tetap terjaga secara fisik maupun konten untuk tetap dinikmati lintas generasi.

“Film ini bagian dari satu karya dan memiliki nilai pengetahuan keterampilan. Bukan pada proses pembuatan filmnya saja tapi bagaimana upaya untuk perlindungannya dan pelestariannya agar film ini dapat terjaga secara fisik atau secara konten untuk bisa dinikmati dan ditonton lintas generasi, “ kata Tubagus saat memberikan sambutan pada Sosialisasi Arsip Film asil Restorasi, di Kampus ISI Solo, Kamis (3/9/2020 )

Dekan Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Seni Indonesia Surakarta Joko Budi Wiyanto saat dikonfirmasi mengatakan, Film yang berjudul Kereta Api Terakhir, disuguhkan bukan hanya untuk komunitas dan mahasiswa namun pada semua kalangan.

“Sebenarnya ini untuk semua komunitas boleh masyarakat, pencinta film,kemudian dosen praktisi itu boleh,” ungkapnya

Penayangan Film yang berdurasi sekitar 90 menit   disaksikan sekitar puluhan penonton. Setelah pemutaran film  hasil restorasi tersebut dilanjutkan diskusi dengan narasumber  Rizka F.Akbar dan Tubagus Andre. (Wiwid)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00