Minim Perhatian, Banyak Situs Candi Mataram Kuno Yang Tidak Terawat Di Klaten

pecinta peninggalan budaya  yang tergabung  dalam Klaten Heritage Community  (KHC) membersihkan situs candi terbengkalai di klaten

KBRN,Klaten: Sejumlah orang pecinta peninggalan budaya  yang tergabung  dalam Klaten Heritage Community  (KHC), Minggu (23/8/2020), melakukan kegiatan sosial pembersihan situs candi peninggalan Kerajaan Mataram Kuno di Desa Tibayan Jatinom Klatern. Keberadaan situs tersebut berada di sebuah puncak gunung kecil  dikawasan tegalan milik masyarakat  kondisinya yang sangat memprihatinkan.

 Humas Klaten Heritage Community, Heri Wahyudi kepada wartawan mengatakan kegiatan yang dilakukan dengan bersih-bersih situs tersebut  sebagai bentuk keprihatinan  dan turut melestarikan peninggalan sejarah tersebut. Peninggalan yang ada  hendaknya dilestarikan  agar jangan sampai hilang.

"Ingin melesatarikan kalau bisa semua peninggalan di Indonesia, namun karena terbatas  yang ada di klaten dulu. Agar peninggalan ini tidak hilang. Karena sejarah itu bukti-bukti tidak dapat terulang lagi," ungkap Heri.

Oleh karenanya keberadaan situs atau peninggalan itu harus dijaga agar generasi yang akan datang itu kehilangan sejarah. Situs candi  yang ada di Tibayan itu diduga merupakan peninggalan jaman kerajaan mataram kuno pada abad delapan hingga sepuluh.

Pemerintah Desa Tibayan sendiri berharap lokasi citus tersebut dapat ditata  kembali. Dalam perencanaannya lokasi itu sudah menjadi situs desa sehingga sarana jalan akan dilakukan secara  bertahap.

"Kalau aksesn jalan dudlu sudah kita awali dan itu akan berkesinambungan. Disa sudah menyepakati titik tersebut menjadi situs Desa. Sehingga menjadi kewajiban desa terkait dengan pemeilharaan," kata Sekretaris Desa Wiji kepada wartawan.

Keberadaan situs itu berukuran sekitar 15 kali 15 meter.Kondisi candi  sudah tidak terbentuk lagi , batu-batu sudah  berserakan. Informasi yang berkembang ditempat itu terdapat arca perempuan dengan tangan delapan  namun  keberadaannya tidak diketahui atau dicuri orang yang tidak bertanggung jawab.

Letak candi berjarak kurang lebih satu kilometer dari kampung Montelan . Untuk menuju lokasi itu  harus menelusuri jalan setapak yang berada ditepi jurang.  (Desk: Arga)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00