Pekerja Seni Terdampak Covid 19, Terima Bantuan Dari Polres dan Kodim Klaten

Seniman dari Klaten mendapatkan bantuan sembako dari TNI/Polri.

KBRN,Klaten: Jajaran Kepolisian dan Kodim Klaten kembali menyalurkan bantuan paket sembako melalui program Jumat berkah. Bantuan tersebut menyasar kepada para pekerja seni diwilayah tersebut yang mengalami dampak covid 19.

Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo mengatakan akibat covid 19 banyak pekerja seni baik seniman tradisional maupun moderen mengalami dampak karena tiak adanya job atau pentas. Bantun yang diberikan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban mereka.

"Bantuan yang diberikan sebanyak seratus paket sembaki antara lain dari para seniman sinden, jatilan srandul, penyanyi dan seni rupa," ungkap Kapolres Klaten AKBP Wiyono Eko Prasetyo, Jumat (22/5/2020).

Wabah covid 19 telah berdampak terhadap nasib para pelaku seni di wilayah Kabupaten Klaten. Banyak dari mereka yang menggantungkan penghasilan dari pertunjukan, kini sepi job. 

"Sebelum munculnya Covid-19 seniman tradisional ini sering mendaptkan job bermain minimal sebulan dua kali namun kali ini tidak ada sema sekali. Kami hanya terus latihan sendiri  karena tidak ada pentas," kata Triyono seniman tradisional Srandul asal Klaten Tengah tersebut. 

Sedangkan Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Klaten FX Stiawan membenarkan banyak pekerja seni yang sekarang yang menggantungkan penghasilan dari seni tidak dapat berbuat banyak karena kehilangan pekerjaan. Mereka ini menjadi pengangguran karena tidak adanya pentas sehingga pendapatan tidak ada lagi.

Pihaknya kata FX Setiawan menyampaikannya terimakasih kepada jajaran Polres dan Kodim Klaten atas bantuan paket sembako terhadap para pekerja seni di Kabupaten Klaten. Bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi para pekerja seni.

"Para pekerja seni tersebut sangat merasakan dampak covid 19  ini. Mereka kehilangan pekerjaan dari seni," ungkap FX Setiawan. 

FX Setiawan mengatakan, sejauh ini seniman di Klaten tercatat lebih dari 1000 orang. Dari jumlah itu yang mengalami dampak langsung terkait dengan covid 19 mencapai 800 orang.

"Terkati dengan agenda Dewan Kesenian banyak program kesenian yang terpaksa belum dilaksanakan. Dewan kesenian di tahun 2020 ini mendaptakan alokasi anggaran sebensar 1,7 M. 

"Saat ini dana yang ada kurang lebih 700 juta," imbuhnya. Adam Sutanto

Reaksi anda terhadap berita ini :

00:00:00 / 00:00:00