Tampilkan Lakon Gatot Kaca Kembar, Wayang Orang RRI Surakarta Sukses Hibur Warga Karanagnyar

KBRN, Surakarta: Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Surakarta menggelar pementasan wayang orang njajah ndesa milangkori di Pendopo Resto bali Ndeso, Desa Puntukerjo, Ngargoyoso, Kabupaten Karanganya,Sabtu, (14/12/19) malam. 

Pagelaran wayang hasil kerjasama RRI Surakarta dengan Resto Bali Ndeso dan Griya Titah Nareswari Triyagan Mojolaban itu menampilkan Cerita Gaturkoco Kembar.

Kepala RRI Surakarta Rahma Juwita mengatakan pementasan wayang orang Njajah Ndeso Milangkori merupakan program RRI untuk terus melestarikan budaya sebagai identitas bangsa indonesia.

"Sebagai pelestari bangsa RRI selalu hadir dengan program budaya yang di siarkan secara konsisten, seperti wayang orang Njajah Ndeso Milangkori ini," ungkap Rahma Juwita dalam sambutannya saat membuka pagelaran wayang orang.

RRI sebagai media memiliki peran untuk terus berupaya melestarikan budaya sebagai identitas bangsa melalui berbagi program yang dibutuhkan masyarakat.

"Radio Republik Indonesia (RRI) mempunyai peran dan tugas misi, untuk memperkuat kebinekaan dalam siaran budaya sebagai identitas bangsa," katanya.

Lanjut, Rara sapaan akrabnya, melestarikan budaya adalah tanggungjawab bersama sebagai warga negara indonesia agar tidak hilang akibat tergerus perkembangan teknologi, moderenisasi maupun budaya luar.

"Untuk melestarikan budaya tentu tidak bisa sendiri, pelestarian budaya ini adalah tugas dan tanggungjawab kita semua, karena budaya itu tidak akan hilang atau punah seiring dengan perkembangan teknologi perkembangan modrenisasi, atau budaya luar bila kita terus berperan aktif," jelasnya.

Sementara itu Perwakilan Keluarga Besar Resto Bali Ndeso Suyoso Wiryo Sukarno mengapresiasi pagelaran wayang orang njajah ndeso milangkori. Suyoso berharap Pageralan tersebut dapat menghibur masyarakat Karanganyar yang cinta akan budaya.

"Kita ucapkan terimaksih telah kembali menggelar pagelaran wayang orang di kabupaten karanganyar, semoga ini bisa dinikmati seluruh warga karanganyar yang hadir saat ini," bebernya.

Adapun lakon Gatut Kaca kembar bercerita mengenai kedengkian seorang Dewasrani kepada putra Pandawa yang menyebabkan Gatotkaca harus memerangi sorang lawan yang merupakan jelmaan sisi buruk dirinya sendiri.

Cerita Gatotkaca Kembar melukiskan setiap orang mempunyai sisi buruk yang tidak dapat dihilangkan namun bisa kendalikan dengan mengasah sisi baik.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00