Tujuh Candi Perwara Selesai Dipugar, Dijadikan Sarana Edukasi

KBRN, Klaten: Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan meresmikan purna pugar tujuh Candi Perwara di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah, Sabtu (14/12/2019). Peresmian tersebut ditandai pemasangan stupa Candi Perwara di kompleks Candi Prambanan.

Ketujuh Candi Perwara yang sudah selesai dipugar masing-masing satu perwara di kompleks Candi Prambanan, Sleman, Yogyakarta daan tiga perwara di kompleks Candi Kedulan Kalasan Sleman Yogyakarta. Serta dua perwara di Komplek Candi Sewu Klaten Jawa Tengah dan satu perwara  di Komplek Candi Plaosan Klaten Jawa Tengah. 

Peresmian purna pugar disaksikan langsung Direktur Pelestari Cagar Budaya Museum, Kementraian Pendidikan dan Kebudayaan Fitra Arda dan Kepala Balai pelstarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah Sukronedi, Kepala BPCB DIY Zainul Azzah dan Direktur Utama PT. Taman Wisata Candi Prambanan, Borobudur dan Ratu Boko Edy Sutijono.

“Targetnya akan kita selesaikan semua. Kendala tentu SDM. Purna pugar adalah tahap awal dari pelestarian, kita kembangakan sampai pemanfaatan,"  ungkap Direktur Pelestari Cagar Budaya Museum Fitra Arda.

Harapannya kedepan bisa dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan, termasuk meningkatkan kesejahteeraan masyarakat. Selain itu sebagai identitas bahwa bangsa ini sudah tinggi peradabannya.

"Gimana orang dulu bisa nyusun batu seperti itu," ungkapnya.

Untuk melakukan pemugaran sebuah perwara memang memerlukan waktu  yang lama hingga tujuh bulan. Untuk melakukan pemugaran dilakukan secara hati-hati karena haru menembalikan kepada bentuk aslinya.

“Paling banyak tujuh bulan. Kita memugar itu mengembalikan bentuk aslinya sesuai dengan data yang ada dan tidak boleh ngarang-ngarang," tambahnya.

Candi Perwara di kompleks Candi Sewu terdapat 240. Sementara yang sudah dilakukan pemugaran 16 unit dan di komplek Candi Plaosan terdapat 242 perwara dan yang sudah dilakukan pemugaran baru 20 unit.

“Di Candi sewu yang sudah dilakukan pemugaran baru 16 unit dan di Pelaosan baru 20 unit. Setiap tahun hanya dapat dipacu dua unit yang pada awalnya saya masuk hanya satu unit dapat diselesaikan," kata Kepala BPCB Jawa Tengah Sukronadi.

Persoalan yang kini dialami untuk melaksaanakan pemugaran candi perwara adalah persoalan Sumber Daya Manusia (SDM). Persoalan tersebut juga sudah disampaikan kepada Pemerintah pusat dan juga Direktur Utama PT.Taman Wisata Candi Prambanan, Borobudur dan Ratu Boko.

“Permasalahannya adalah SDM. SDM kita yang sudah banyak pensiun dan rekrutmen juga gak ada. Juru pugar formasinya ga ada. Sekarang ini kita hanya punya petugas pencari batu hanya tiga," imbuhnya.

Peresmian tujuh Candi Perwara ditandai dengan pemasangan stupa di puncak Candi Perwara di komplek Candi Prambanan. Selain itu juga juga pemberian tali asih kepada 30 orang tenaga pugar senilai Rp 30 juta. Dari taman wisata Candi Prambanan, Borobudur dan Ratu Boko. Adam

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00